Enggano, Beritamerdekaonline.com – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan komitmennya menjadikan Pulau Enggano sebagai daerah mandiri dalam bidang ekonomi dan ketahanan pangan. Pulau yang termasuk dalam wilayah Kabupaten Bengkulu Utara dan merupakan salah satu pulau terluar Indonesia ini, dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang secara mandiri.

Gubernur Helmi Hasan Targetkan Pulau Enggano Jadi Daerah Mandiri Ekonomi dan Ketahanan Pangan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Helmi Hasan saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Banjar Sari, Pulau Enggano, pada Selasa (22/7). Dalam kunjungan tersebut, ia menjelaskan bahwa pencetakan sawah seluas 868 hektare yang telah dilakukan di Enggano merupakan yang terluas dibandingkan wilayah kecamatan lainnya di Provinsi Bengkulu.

“Setelah sawah, insyaAllah nanti kita tanam jagung. Dan kalau sudah ada bahan baku pakan, kita akan bangun pabriknya di sini (Enggano). Maka, ternak akan hidup dan Enggano akan mandiri, tidak lagi bergantung pada kecamatan, kabupaten, atau provinsi tetangga. Justru kita yang akan memberi bantuan ke daerah-daerah lain,” tegas Helmi Hasan.

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi besar Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam meningkatkan kedaulatan pangan sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal masyarakat Enggano. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan jalan akses menuju lahan pertanian akan menjadi prioritas dalam waktu dekat.

Gubernur Helmi juga menyampaikan bahwa dirinya terus memantau perkembangan Pulau Enggano melalui laporan dari Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, serta Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, yang lebih dahulu mengunjungi pulau tersebut. Ia turut menyampaikan apresiasi terhadap hasil laut yang dimiliki masyarakat Enggano.

“Pak Kades (Winarto Rudi Setiawan), ikannya tadi enak luar biasa, kepitingnya segar. InsyaAllah, jalan-jalan menuju sektor pertanian yang tadi disampaikan akan segera kita bangun,” ungkap Helmi.

Menunjukkan keseriusannya membangun Enggano, Gubernur Helmi Hasan bahkan memutuskan untuk berkantor sementara di pulau tersebut. Keputusannya ini merupakan bentuk realisasi janji kepada masyarakat Enggano, sekaligus tindak lanjut dari kunjungan Wakil Gubernur dan Bupati sebelumnya.

Selama rangkaian kunjungan kerja di minggu ketiga bulan Juli ini, Gubernur Helmi turut melaksanakan berbagai agenda sosial. Ia menyerahkan ribuan paket bantuan sembako, mobil ambulans gratis, bus sekolah, alat belajar untuk siswa, serta beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa asal Enggano.

Tak hanya itu, ia juga secara resmi meluncurkan program pencetakan sawah dan pencanangan “Kampung Nelayan”, sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan dan strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Kita ingin Enggano bangkit. Potensinya luar biasa, masyarakatnya semangat, alamnya kaya. Tugas pemerintah adalah membuka jalan dan memfasilitasi agar Enggano benar-benar menjadi daerah mandiri dan sejahtera,” pungkas Helmi Hasan.

Dengan langkah nyata ini, diharapkan Pulau Enggano tidak hanya dikenal sebagai daerah terluar, tetapi juga sebagai contoh sukses daerah yang mandiri secara ekonomi, tangguh dalam ketahanan pangan, dan unggul dalam pembangunan berbasis potensi lokal.