Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam upaya menyalurkan bantuan kepada masyarakat miskin, terutama janda lansia yang masih banyak luput dari perhatian pemerintah. Pernyataan ini disampaikan oleh Gubernur Rohidin dalam acara Gebyar Baznas, di mana dia menyoroti masih adanya kesenjangan dalam distribusi bantuan sosial.
“Saya mendapatkan data dari kabupaten dan kota bahwa masih banyak janda lansia miskin yang belum mendapatkan perhatian dari pemerintah. Kondisi seperti ini harus kita petakan dengan baik. Kita tidak bisa hanya bicara di permukaan, karena ternyata di Kota Bengkulu hampir di setiap sudut masih ditemukan keluarga miskin,” ujar Rohidin, di Halaman Kantor BAZNAS Provinsi Bengkulu, Kamis (15/08).
Gubernur Rohidin menekankan bahwa penting bagi pemerintah kabupaten dan kota untuk bekerja sama dengan Baznas agar bantuan dapat tepat sasaran dan benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan Baznas adalah kunci untuk mengatasi masalah kemiskinan yang masih melanda banyak wilayah di Bengkulu, terutama di daerah-daerah terpencil yang sering kali terabaikan.
“Pemerintah harus lebih aktif dalam mendata dan menjangkau masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan, terutama janda lansia yang sering kali tidak tersentuh bantuan. Ini adalah tugas kita bersama untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak,” tambah Rohidin.
Gubernur Rohidin berharap dengan adanya kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan Baznas, maka distribusi bantuan sosial akan menjadi lebih efektif dan merata. Dia juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam mengawasi dan memastikan bahwa bantuan yang disalurkan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan.
“Dalam situasi yang masih sulit seperti sekarang ini, kita harus lebih peduli dan lebih aktif dalam membantu sesama. Mari kita jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa tugas kita belum selesai, dan masih banyak saudara-saudara kita di luar sana yang membutuhkan uluran tangan,” pungkasnya.
Selain itu, Gubernur Rohidin juga mengapresiasi peran Baznas dalam menjalankan berbagai program sosial yang telah membantu meringankan beban masyarakat miskin di Bengkulu. Salah satu program unggulan Baznas yang mendapat sorotan khusus dalam acara tersebut adalah bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dalam program ini, Baznas Provinsi Bengkulu telah menyerahkan 30 unit rumah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain program RTLH, Baznas juga aktif dalam menyalurkan bantuan langsung kepada janda-janda lansia dan keluarga miskin di berbagai kabupaten dan kota di Bengkulu. Bantuan ini berupa sembako, perlengkapan rumah tangga, hingga bantuan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Ketua Baznas Provinsi Bengkulu, Fazrul Hamidy, menjelaskan bahwa program RTLH ini adalah bagian dari upaya Baznas untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin, terutama mereka yang tinggal di rumah-rumah yang tidak layak huni.
“Program ini merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen kami untuk membantu mengurangi angka kemiskinan di Bengkulu. Kami berharap, dengan adanya rumah baru ini, masyarakat yang sebelumnya hidup dalam kondisi tidak layak dapat memiliki tempat tinggal yang lebih baik dan layak,” jelas Fazrul.
Dengan langkah-langkah konkret seperti ini, diharapkan kemiskinan di Bengkulu dapat terus ditekan, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan dapat meningkat. Sinergi antara pemerintah, Baznas, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.




Tinggalkan Balasan