PEKALONGAN, Berita Merdeka Online – Kedatangan Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), di Pondok Pesantren Al Hasyimi, Kedungwuni, Pekalongan, Rabu (16/10) mendapat sambutan meriah. Para santri menyambutnya dengan tabuhan musik hadroh dan lantunan sholawat, menciptakan suasana hangat.

Pengasuh Ponpes, KH. Nur Hamim, menyatakan kegembiraannya atas kunjungan Gus Yasin. Ia mengajak seluruh santri untuk mendoakan kemenangan pasangan nomor urut 2, Ahmad Luthfi dan Gus Yasin, pada Pilkada Jawa Tengah 27 November mendatang.

“Mari kita dukung dan doakan agar menang dan bisa menjalankan amanah rakyat dengan baik,” ucap KH. Nur Hamim, yang diikuti pembacaan Al Fatihah oleh para santri.

Dalam sambutannya, Gus Yasin, yang hadir bersama istrinya Ning Nawal Yasin, meminta doa restu dari para kyai dan santri. “Saya sowan ke sini untuk silaturahim dan memohon doa restu. Tempat ini memiliki karomah, dan doa dari pesantren sangat mustajab,” ujarnya.

Ia mengibaratkan kunjungannya dengan kisah Nabi Zakaria, yang mendapat keturunan setelah berdoa di tempat suci.

Gus Yasin menekankan pentingnya santri menguasai ilmu dunia dan akhirat secara seimbang. Ia mengingatkan bahwa ilmu yang tidak disertai ketakwaan dapat membawa kerusakan.

“Yang merusak dunia ini bukan orang bodoh, tapi orang berilmu yang jauh dari Allah,” tegasnya.

Ia juga mendorong para santri untuk percaya diri dan mengejar prestasi. Menurutnya, sudah banyak tokoh pesantren yang menjadi pemimpin, seperti Gus Dur sebagai Presiden dan Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden.

“Santri jangan ragu, kita bisa jadi pemimpin. Mari dukung calon pemimpin dari kalangan santri dan kyai,” ajaknya.

Acara ditutup dengan para santri bersalaman dengan Gus Yasin, berharap mendapat keberkahan. Kunjungan ini tidak hanya mempererat hubungan antara pemimpin dan kalangan pesantren, tetapi juga menumbuhkan motivasi bagi santri untuk berperan aktif dalam kehidupan berbangsa.(day)