Bengkulu Utara, Beritamerdekaonline.com – Arie Septia Adinata, SE., M.Ap., Bupati Bengkulu Utara, menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Polres dan Kodim 0423 Bengkulu Utara. Selain mendukung upaya stabilisasi harga pangan menjelang Idul Fitri 1447 H, kehadiran Bupati juga ditandai dengan penyerahan hibah Barang Milik Daerah (BMD) berupa tanah kepada Polres Bengkulu Utara.
Dalam sambutannya yang penuh apresiasi, Bupati Arie Septia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran TNI dan Polri yang telah bersinergi menyelenggarakan Bazar Ramadan atau Gerakan Pangan Murah ini secara serentak, pada Kamis (12/3/2026).
“Pertama, saya atas nama pemerintah sangat berterima kasih kepada TNI-Polri. Hari ini serentak, kalau bahasanya ‘Pacet Kuli Merangkul’ (Pacet Kuli Merangkak), melaksanakan kegiatan Bazar Ramadan. Ini adalah wujud kebersamaan kita. Harapan kita dengan adanya bazar Ramadan ini bisa memperpendek dan mempercepat akses ekonomi masyarakat di bulan suci Ramadan ini dengan harga yang cukup terjangkau. Dari Rp58.000 menjadi Rp54.000 harga minyak, luar biasa. Memang kalau levelnya murah, pasti masyarakat akan berbondong-bondong datang,” ujar Bupati Arie Septia.

Selain meninjau pelaksanaan Bazar Pangan Murah, momen penting lainnya adalah penyerahan secara simbolis hibah lahan dari Pemkab Bengkulu Utara kepada Polres Bengkulu Utara. Lahan hibah ini direncanakan akan digunakan untuk pembangunan Polsek Kota di wilayah Karang Suci, guna meningkatkan pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Bupati Arie Septia mengapresiasi inisiatif Kapolres Bengkulu Utara dalam mempercepat pelayanan kepolisian bagi masyarakat di Arga Makmur dan sekitarnya. Beliau menekankan pentingnya kehadiran Polsek mengingat jumlah penduduk di kecamatan kota merupakan yang terbesar di Kabupaten Bengkulu Utara dan terus meningkat setiap tahunnya.
“Saya sangat mengapresiasi Bapak Kapolres atas inisiatifnya untuk mempercepat pelayanan Polres Bengkulu Utara bagi masyarakat Kota Arga Makmur. Lucu juga ya, ketika ada Polres tapi tidak ada Polsek, padahal di sini jumlah penduduknya di kecamatan kota merupakan yang terbesar se-Kabupaten Bengkulu Utara. Setiap tahun sumber daya manusianya meningkat, otomatis tingkat keamanan dan Kamtibmas juga menjadi perhatian di masa-masa ke depan. Maka saya panggil Kepala BKD, bagian aset hadir, secara administrasi aman Pak Kapolres, tidak ada sengketa dengan TNI, sudah dibagi kapling-kaplingnya. Koperasinya di sana, komplesnya di sana, habis itu ada Polsek,” tambah Bupati.
Setelah rangkaian acara di Polres Bengkulu Utara, Bupati Arie Septia beserta rombongan melanjutkan agenda dengan meninjau Bazar Pangan Murah yang digelar oleh TNI. Kegiatan ditutup dengan peninjauan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kelurahan Gunung Alam, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat kelurahan dan desa.
Kehadiran Gerakan Pangan Murah dan sinergi antara Pemkab serta aparat keamanan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama menjelang perayaan hari besar keagamaan, serta memastikan situasi Kamtibmas di Bengkulu Utara tetap kondusif. (Adv)




Tinggalkan Balasan