Bengkulu Utara, Beritamerdekaonline.com – Hujan deras yang terjadi sore ini, sekira pukul 14.00 Wib mengakibatkan drainase didepan kantor Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara, beralamat di Jalan Sudirman No 01, Kelurahan Pagar Ruyung, Kecamatan Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, meluap seperti penampakan air pancur Bundaran Kota Arga Makmur.
“Pemandangan adanya air pancur tersebut tidak seperti air pancur di taman Bundaran Kota Arga Makmur Bengkulu Utara (BU), yang tinggi mancur atau muncretnya hampir sekian meter itu. Namun sebaliknya air pancur dadakan berasal dari derasnya air hujan itu tampak keluar deras seperti sumber mata air jika dilihat air pancur tersebut tingginya ada kurang lebih sejengkal tangan orang dewasa.”

“Data dihimpun dilapangan, pemandangan air pancur tersebut muncul dikarnakan drainase yang berada tepat didepan kantor Pemkab Bengkulu Utara, tersumbat sehingga air tersebut muncret, dan tidak bisa mengaliri air seperti sebagaimana fungsi dari drainase di depan kantor Pemkab BU itu di buat sebelumnya, jika ditanya siapa yang membuat itu tentu menjadi pertanyaan.”
“Adapun akibat dari air yang meluap sampai muncret kejalan tersebut, akibatnya jalan di depan kantor Pemkab terlihat sekilas mirip seperti sungai kecil namun tidak terlalu karna air yang mengalir hanya dipinggiran jalan namun deras. Dari aliran itu sampai ke depan rumah dinas Kapolres, Kantor Kejari, Kantor Pengadilan Agama BU dan parahnya lagi di jalan dua jalur depan kantor BPN jalan tersebut terisi genangan air setinggi mata kaki orang dewasa dan sangat menganggu arus lalu lintas dimana pengendara yang lewat.”
“Pengendara roda dua Andre, kepada media ini dilokasi mengatakan benar sangat menganggu genangan air menutupi jalan tersebut dimana dirinya saat mengendara motor dari arah Bundaran Arga Makmur Bengkulu Utara, tiba-tiba harus menghentikan laju kendaran roda duanya dikarnakan genangan air yang menutupi semua jalan (air semua- red) di depan kantor BPN Bengkulu Utara, lebih kurang panjangnya 30 meter, jika tetap kita pacu kendaraan bisa saja jatuh karena genangan, belum lagi pecritan air bisa saja menganggu pengendara yang sama-sama melintas.”
“Ada tadi pengendara yang basah kuyup gara percritan air dari kendaraan roda empat yang melaju cukup kencang. Ujarnya, Kamis (1/8/2025) kepada media ini.
“Kami berharap selaku pengendara atau mungkin juga mewakili dari pengendara-pengendara yang mengalami hal sama atau senasib ketika melintas jalur tersebut. Disampaikan andre bagaimana solusinya agar pemerintah daerah atau siapapun itu apa di beneri jika tersumbat, tentunya agar jalan tersebut tidak banjir lagi jika hujan dan tidak menganggu aktifitas warga disekitar juga pengendara yang melewati jalan/jalur tersebut, apalagi ini di jantung kota Arga Makmur, dan juga tidak jauh dari lingkungan perkantor apa tidak melihat air ketika melintas, sebegitu tidak pedulinya. Jadi saya berharap betul bisa mencari solusi kan muara sudah ketemu air berasal dari drainase yang tersumbat. Tutupnya. (Yapp)



Tinggalkan Balasan