PALEMBANG, BERITA MERDEKA Online – Di sudut kota Palembang, sembari terik sinar matahari sore masih menyelimuti jalan, semarak jelang pergantian 2024 telah menyapa warganya. Di kawasan Kecamatan Sembawa, pintu gerbang utama menghubungkan kota ini dengan lintas timur Sumatra, suasana semakin meriah. 

Pedagang pernak pernik pergantian tahun baru mulai memenuhi tepi jalan. Satu di antaranya adalah Supriadi (38).

Ia yang sebelumnya berdagang buah yang kini juga menjajakan beragam terompet. Supriadi, dengan senyum cerah di wajahnya, menceritakan telah memulai berjualan terompet sejak setengah bulan lalu.

Di bawah tenda warna-warni, terompet-terompet berjejer menanti pembeli mempersiapkan diri menyambut malam pergantian tahun. Seakan menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi tahun baru, terompet menjadi primadona yang tak pernah pudar.

“Terompet panjang normal sepuluh ribu rupiah,” kata Supriadi sembari menggenggam satu terompet dalam tangan. Pilihan sederhana ini tetap menjadi favorit bagi banyak pembeli yang ingin meramaikan suasana tanpa perlu menguras dompet.

Namun, bagi yang mencari keunikan, terompet dengan ikon kartun menjadi daya tarik tersendiri. Di ujung terompet, Marsha and the Bear tersenyum manis sambil mengajak anak-anak untuk bermain.

Selain itu, terdapat terompet dengan gambar Upin Ipin dan naga. Ini juga menarik perhatian para pembeli.

“Marsha dan Upin ipin 15 ribu, untuk yang naga 20 ribu,” ujar Supriadi sembari menunjuk terompet bergambar karakter naga. Supriadi menyebut telah berhasil menjual puluhan terompet.

“Alhamdulillah. Lumayan untuk menambah penghasilan di akhir tahun,” ujarnya sambil menyusun terompet-terompet yang tersisa dengan rapi.

Seiring dengan semakin dekatnya malam pergantian tahun, kawasan Kecamatan Sembawa di Palembang semakin dipenuhi semangat baru. Terompet-terompet dari tangan Supriadi dan pedagang lainnya menjadi bagian dari simbol kegembiraan dan harapan untuk menyambut awal tahun yang baru. (INT)