Kutacane, Berita Merdeka Online — Intensitas curah hujan cukup tinggi di wilayah Aceh Tenggara mengakibatkan jembatan di jalan Desa Kane Mende Kecamatan Leuser terbawa arus, sehingga kendaraan roda dua dan empat tidak dapat melintas, Selasa (19/04/22).
Pelda S.B Sinurat, Danposramil Lauser mengatakan akibat kejadian itu, personel Posramil Leuser jajaran Kodim 0108/Agara bersama masyarakat sekitar melaksanakan gotong – royong untuk membangun jalan akses menuju ke kota.
Selain jembatan terputus, jalan di sekitar jembatan itu terkikis air, sehingga perlu di timbun sementara dengan material batu.
“ Semenjak jembatan hanyut diterjang banjir pada senin 18 April 2022, pagi ini arus sungai sudah kembali normal, sehingga kami bersama-sama warga masyarakat Desa Kane Mende membuat jembatan sementara untuk bisa dilalui masyarakat,” kata Sinurat.
Dengan dibangunnya jembatan darurat itu, masyarakat Desa Kanemende Kecamatan Leuser dapat beraktifitas kembali, akhiri Sinurat. (Basri)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan