BENGKULU TENGAH, BERITA MERDEKA ONLINE — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar Sosialisasi Pemberdayaan dan Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Riung Gunung, Bengkulu Tengah, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum penguatan pemahaman bagi organisasi kemasyarakatan mengenai peran, hak, kewajiban, tata kelola organisasi, serta pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan menjaga kondusivitas wilayah.

Sosialisasi mengangkat tema “Sinergisitas dan Optimalisasi Peran Organisasi Masyarakat sebagai Mitra Pemerintah Daerah dalam Mewujudkan Bengkulu Tengah yang Bergerak, Berdampak, dan Berbinar.”

Kegiatan diikuti perwakilan ketua dan pengurus Ormas yang terdata di Kesbangpol Kabupaten Bengkulu Tengah. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir bersama jajaran pemerintah daerah.

Kesbangpol Bengkulu Tengah gelar sosialisasi pemberdayaan dan pengawasan organisasi masyarakat di Riung Gunung

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Drs. Tomi Marisi, M.Si., hadir mewakili Bupati Bengkulu Tengah Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.A.P. dan Wakil Bupati Tarmizi, S.Sos.

Dalam sambutannya, Tomi Marisi menekankan bahwa Ormas mempunyai posisi penting dalam kehidupan sosial kemasyarakatan dan dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan.

“Ormas adalah mitra pemerintah. Kami berharap Ormas di Bengkulu Tengah bisa bersinergi, membantu pemerintah dalam pembangunan, menjaga kondusivitas daerah, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah persatuan,” ujar Tomi Marisi.

Menurutnya, hubungan antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan perlu dibangun melalui komunikasi serta kerja sama yang konstruktif. Dengan demikian, keberadaan Ormas dapat memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bengkulu Tengah, Tandri Donin, M.Pd., M.E., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan pemahaman pengurus Ormas terhadap ketentuan yang mengatur organisasi kemasyarakatan.

Ia menyebut pembinaan dan pengawasan diperlukan agar organisasi dapat menjalankan aktivitasnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami ingin Ormas di Bengkulu Tengah tertib administrasi, tertib pelaporan, dan berperan aktif dalam pembangunan. Kesbangpol siap membina dan mengawasi,” kata Tandri Donin.

Tandri menambahkan, tertib administrasi menjadi salah satu bagian penting dalam tata kelola organisasi. Selain itu, Ormas diharapkan dapat menjalankan kegiatan sesuai ketentuan yang berlaku serta berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan tersebut juga membahas ketentuan mengenai organisasi kemasyarakatan, termasuk hak dan kewajiban Ormas sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Dalam materi yang disampaikan panitia, salah satu rujukan yang dibahas adalah Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan beserta ketentuan perubahannya.

Sosialisasi menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur kepolisian, TNI, kejaksaan, dan pemerintah daerah.

Kasat Intelkam Polres Bengkulu Tengah AKP Malik Hevry, S.H., M.H. menyampaikan materi mengenai pentingnya deteksi dini serta kontribusi Ormas dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Dari unsur TNI, Kasi Ops Kodim 0407 Bengkulu Tengah Mayor CNB Abu Hasan mengajak organisasi kemasyarakatan memperkuat wawasan kebangsaan dan semangat menjaga persatuan serta kesatuan.

Sementara itu, Kasi PAPBB Kejari Bengkulu Tengah Ade Kurniawan, S.H., memberikan pemaparan dari aspek hukum. Materi tersebut berkaitan dengan keberadaan dan aktivitas Ormas agar tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan.

Adapun Sekda Bengkulu Tengah Drs. Tomi Marisi, M.Si. menyampaikan perspektif pemerintah daerah mengenai sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Ketahanan Ekososbud dan Ormas Badan Kesbangpol Bengkulu Tengah Dian Mercy, S.Sos., MM. bersama jajaran Kesbangpol.

Selain penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta dari berbagai organisasi kemasyarakatan mendapat kesempatan menyampaikan pertanyaan dan berdialog langsung dengan para narasumber.

Forum tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan perspektif pemerintah, aparat penegak hukum, TNI, kepolisian, dan organisasi kemasyarakatan terkait peran Ormas dalam kehidupan sosial serta pembangunan daerah.

Melalui kegiatan ini, Kesbangpol Bengkulu Tengah mendorong agar organisasi kemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi sosialnya, tetapi juga memahami kewajiban administratif dan ketentuan hukum yang berlaku.

Sosialisasi berlangsung dalam suasana dialogis dan ditutup setelah seluruh rangkaian penyampaian materi serta sesi tanya jawab selesai dilaksanakan.

Pewarta: Hasnul Effendi


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.