Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Bengkulu, Andy Suhary, S.E., M.Pd., yang juga merupakan anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) Mukomuko, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-57 Provinsi Bengkulu.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Bengkulu, Andy Suhary, S.E., M.Pd.,

Dalam pernyataannya, Andy mengungkapkan harapan agar Provinsi Bengkulu terus menjadi provinsi yang semakin baik, maju, sejahtera, serta mampu mendorong pembangunan yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

‎“Dirgahayu Provinsi Bengkulu yang ke-57. Semoga Provinsi Bengkulu menjadi lebih baik, maju, sejahtera, dan pembangunan semakin berkeadilan,” ujarnya, usai menghadiri paripurna istimewa dalam rangka HUT ke-57 Provinsi Bengkulu, di kantor DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (18/11/2025).

‎Ia juga menegaskan bahwa semangat merah putih harus menjadi landasan utama dalam kerja-kerja pelayanan masyarakat.

‎“Dengan semangat merah putih, kita bersama membantu rakyat,” tambahnya,

‎Dalam kesempatan tersebut, Andy menyoroti pembangunan yang telah dilakukan pemerintah, khususnya yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pembangunan yang digagas pemerintah daerah selama ini telah menunjukkan hasil yang cukup signifikan, terutama bagi masyarakat di Kabupaten Mukomuko yang selama ini sangat berharap adanya peningkatan infrastruktur dasar.

‎“Pembangunan yang dilakukan pemerintah memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Kita berharap pada tahun mendatang pembangunan dapat semakin ditingkatkan, khususnya di Dapil Mukomuko,” ujarnya.

‎Ia menilai bahwa pembangunan infrastruktur, terutama jalan, telah memberikan dampak positif yang besar bagi aktivitas ekonomi warga.

‎Lebih lanjut, Andy menjelaskan bahwa masyarakat Mukomuko merasa sangat bersyukur atas pembangunan yang telah direalisasikan.

‎“Masyarakat sangat bersyukur karena itulah harapan mereka. Jalan yang diperbaiki digunakan untuk akses perekonomian, terutama pengangkutan buah sawit,” katanya.

‎Selain itu, ia juga menyinggung kondisi harga sawit yang dinilai cukup stabil pada kisaran Rp3.000 per kilogram dalam beberapa waktu terakhir. Harga yang relatif baik tersebut dianggap mampu meningkatkan kemampuan petani dalam mengelola dan memelihara kebun sawit.

‎“Dengan harga mencapai Rp3.000, masyarakat mampu membeli pupuk dan merawat kebun sawit, sehingga hasil panen menjadi lebih baik,” ujarnya.

‎Dengan berbagai capaian tersebut, Andy berharap pembangunan di Mukomuko dan wilayah lain di Bengkulu dapat terus ditingkatkan, sehingga kesejahteraan masyarakat semakin membaik dari tahun ke tahun.