Bengkulu, Berita Merdeka Online — Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Bengkulu, Musdamori, S.Sos., C.MK, menghadiri undangan resmi dari Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu dalam kegiatan klarifikasi, silaturahmi, dan penguatan sinergi antara regulator keuangan dan insan pers. Pertemuan ini digelar Selasa, 9 Desember 2025, di Arrich Restaurant, Jalan Adam Malik, Kota Bengkulu, mulai pukul 10.30 WIB.
OJK Bengkulu mengadakan pertemuan khusus dengan puluhan pimpinan media untuk berbagi informasi program kerja, menjalin komunikasi yang lebih kuat, serta melakukan klarifikasi terhadap sejumlah isu kehumasan yang berkembang di ruang publik.
Acara dihadiri oleh ratusan wartawan dan pimpinan media dari berbagai organisasi pers, di antaranya PWI, MOI, SMSI, AMSI, JMSI, AJI, IJTI, IWO serta manajemen media cetak, radio, televisi, dan online. Kehadiran Ketua IWO Bengkulu, Musdamori, menjadi bagian dari representasi organisasi Profesi pers digital di Provinsi Bengkulu.

Seluruh kegiatan berlangsung di Arrich Restaurant, salah satu lokasi yang sering digunakan untuk pertemuan resmi instansi pemerintahan dan lembaga publik di Kota Bengkulu.
Kegiatan berlangsung pada 9 Desember 2025 sesuai undangan resmi bernomor S-926/KO.1702/2025, yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala OJK Bengkulu, Ayu Laksmi Syntia Dewi.
Menurut OJK, kegiatan ini bertujuan untuk:
- Berbagi informasi terkait program dan layanan OJK,
- Memperkuat komunikasi dengan media,
- Melakukan klarifikasi terhadap isu kehumasan yang berkembang.
Langkah ini diharapkan memperkuat hubungan strategis OJK dan media dalam penyebaran informasi publik yang akurat dan bertanggung jawab.
Pertemuan berjalan dalam bentuk pemaparan materi, diskusi dua arah, serta sesi tanya jawab langsung bersama Kepala OJK Bengkulu. Peserta yang hadir sebelumnya diwajibkan melakukan registrasi daring melalui tautan resmi OJK.
Ketua IWO Bengkulu, Musdamori, menegaskan pentingnya kolaborasi antara regulator dan media untuk menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.
“Kolaborasi IWO dengan OJK sangat penting agar publik mendapatkan informasi yang tepat, terutama menyangkut sektor jasa keuangan. Media memiliki peran kunci dalam menjaga transparansi,” ujar Musdamori. (Redaksi)




Tinggalkan Balasan