Redelong (Aceh) Berita Merdeka Online Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal Sembiring Depari tinjau pembangunan Kantor PWI Kabupaten Bener Meriah di Kampung Belang Sentang Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah Rabu (7/6).

Kehadiran Ketua PWI Pusat tersebut turut didampingi Ketua Umum IKWI Pusat Indah Kirana, Wakil Ketua Zuhiyo, Ketua PWI Lhokseumawe Sayuti Ahmad.

Kedatangan mereka turut disambut langsung oleh Ketua PWI Bener Meriah Mashuri beserta pengurus dan Perwakilan Dinas PUPR, Murtada serta Kasat Intelkam Polres Bener Meriah Iptu Dasril.

Dalam kunjungan tersebut ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari mengapresiasi pengurus PWI Bener Meriah yang telah menjalin kemitraan strategis dengan Pemerintah kabupaten Bener Meriah.

“Ini harus menjadi contoh bagi kawan-kawan PWI lain sebab, masih banyak PWI Kabupaten /Kota yang tidak punya kantor bahkan tingkat Provinsi di Indonesia, kalaupun ada statusnya masih sewa,”ujarnya.

Untuk itu, Atal mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Bener Meriah yang telah memberikan perhatian pada kawan-kawan PWI Bener Meriah.

Atal juga meminta agar pengurus PWI lain dapat terus menjalin kemitraan yang strategis sebab, kebebasan pers itu tidak ada, kalau tidak ada kemitraan

“Sederhananya, tanpa kemitraan saat wartawan melakukan konfirmasi kepada Bupati mereka tidak mau menjawab. Untuk itu kemitraan itu harus dipelihara dengan baik,”katanya.

Ia juga menyarankan kepada seluruh anggota PWI Bener Meriah untuk memelihara potensi kemitraan yang telah di bangun tersebut. “Artinya perlu di sinetgisitaskan antara PWI dan Pemerintah” kata Atal.

Pihaknya juga mengaku akan hadir kembali ke Kabupaten Bener Meriah untuk meresmikan Kantor PWI ini. “Kantor PWI yang dibangun cukup bagus dan saya harus datang nanti meresmikan kantor PWI ini,”tegasnya.

Selain itu katanya, kehadirannya ke negeri di atas awan ini sebenarnya tidak ada dalam agenda terencana secara matang namun selain untuk meninjau pembangunan kantor PWI, ia juga ingin melihat progres kemajuan objek wisata tanah Gayo.

“Saya penasaran setelah mendengar kabar jika orang Aceh sekarang berwisatanya tidak lagi keluar tetapi lebih memilih ke daerah perbukitan dimana ada danaunya ” Ucap Atal.

Dia juga menceritakan, tahun 2018 lalu pernah berkunjung ke danau laut tawar. “Hari ini saya mau lihat selama 5 tahun ini bagaimana pesatnya kemajuan objek wisata tersebut sehingga takengon menjadi tempat trending yang dikunjungi sepanjang 5 tahunan ini,”ucapnya.

Menurutnya, orang Aceh dulunya lebih memilih berwisata ke Medan dan pulau Jawa namun belakangan orang dari luar Aceh pun sudah mulai melirik dataran tinggi Gayo sebagai tujuan berwisatanya.

Sementara itu, Ketua PWI Bener Meriah, Mashuri mengucapkan terimakasih kepada ketua PWI Pusat beserta rombongan yang telah bersedia berkunjung ke Bener Meriah.

Dalam kesempatan itu, Mashuri menjelaskan pembangunan kantor PWI Bener Meriah sudah berlangsung sejak tahun 2020 lalu, hingga saat ini masih dalam proses pembangunan.

Kepada ketua umum PWI Pusat, Mashuri juga menjelaskan sejarah awal dimulai pembangunan kantor PWI ini.

“ Alhamdulilah berkat hubungan yang baik kita mendapat tanah hibah dari Mantan Bupati Bener Meriah Ir Tagore Abubakar yang juga sempat menjabat sebagai Anggota DPR RI “ jelasnya.

Sementara itu katanya, Pemerintah Daerah sangat mendukung pembangunan kantor PWI dan mengucurkan anggaran untuk membangun kantor PWI secara bertahap sejak tahun 2021 lalu setelah pengurus PWI Bener Meriah dilantik, ucap Ketua PWI Bener Meriah ini. (Man)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.