NAGAN RAYA, ACEH, Berita Merdeka Online — krisis ketahanan akhir akhir ini melanda dunia akibat covid 19 dan perang di ukraine, di khawatirkan berpengaruh sampai indonesia hingga ketinggkat terendah yaitu kami yang ada di tingkat gampong untuk itu, perlu kesiapan ketahanan pangan dalam menyongsong hari mendatang, hal ini di sampaikan Keuchik Sukamto saat jam istirahat di saung tani swadaya warga petani Sabtu (22/10/2022).

Dari pantauan kru media ini, para petani yang gigih tak mengenal lelah dalam bekerja menyempatkan diri berbincang dengan kru media ini.

Dari keterangannya, jenis jagung yang di budidayakan ini adalah jagung hibrida tentu untuk tenaga ahli yang pihak gampong berkerjasama dengan penyelu pertanian, dari yang di tingkat kecamatan, sampai ke dinas terkait, terangnya

Baca Juga :
https://www.beritamerdekaonline.com/2022/10/patut-di-contoh-gampong-kecil-yang-berhasil-dalam-pembangunan/

Bahkan sejumlah pihak ,sampai para pelajar yang ikut membantu pada masa mereka PKL juga bapak Babinsa gampong simpang dua dan juga dari unsur-unsur lainnya jelasnya.

Di ujung pembicaraan, Keuchik Gampong Simpang Dua Sukamto memberi motivasi pada warganya kalau “hana breeh jagong pih jeut” (gak ada beras jagung pun jadi) yang penting kita bisa bertahan.pungkasnya. (Adhar)

Editor : Almanudar (Ka.Biro BM online Nagan Raya)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.