Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Gelaran Kuliner Legendaris Bencoolen Mall Bengkulu yang berlangsung sejak 18 hingga 28 September 2025 di Main Atrium Bencoolen Mall resmi ditutup dengan meninggalkan kesan mendalam. Selama sepuluh hari, sebanyak 22 tenant kuliner berhasil menghadirkan nuansa nostalgia sekaligus menggugah selera pengunjung.

Kuliner Legendaris Bencoolen Mall Bengkulu Resmi Ditutup, Catat Pendapatan Fantastis.


‎PIC kegiatan Kuliner Legendaris Bencoolen Mall, Liska Fauzi, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat yang luar biasa. Menurutnya, hingga sehari sebelum penutupan, total pendapatan tercatat mencapai sekitar Rp200 juta dan masih terus bertambah hingga malam ini.

‎“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Sampai pukul 22.00 malam ini, tenant masih berjualan. Insya Allah angka pendapatan akan semakin meningkat. Di akhir acara, kami juga menyiapkan penghargaan untuk beberapa tenant terbaik dan best seller,” ujar Fauzi, Minggu malam (28/9/2025).

‎Selain menjadi ajang kuliner, acara ini juga menjadi momentum penghargaan bagi tenant yang dinilai unggul. Dalam kategori The Best Tenant, posisi ketiga diraih oleh Jajanan Dina Djadoel, disusul Tahu Bakso Gendut di posisi kedua, dan puncak penghargaan diraih oleh Cendol Yasmine yang berhasil memikat lidah pengunjung dengan kesegarannya.

‎Tidak hanya itu, kategori The Best Booth berhasil dimenangkan oleh Jeruk Lokal Bengkulu yang tampil menonjol dengan konsep stand kreatif sekaligus memperkenalkan produk lokal khas daerah. Sementara itu, predikat Best Seller jatuh kepada Pempek Crispy Cuan yang terbukti paling banyak diburu masyarakat selama pameran berlangsung.

‎Kesuksesan kegiatan ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap kuliner legendaris tidak pernah pudar. Kehadiran makanan-makanan klasik seperti jajanan tempo dulu, minuman tradisional, hingga olahan khas nusantara berhasil membangkitkan kenangan sekaligus menjadi ruang pertemuan antargenerasi.

‎Bencoolen Mall sendiri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan event yang tidak hanya memberi ruang promosi bagi pelaku UMKM, tetapi juga memperkaya pengalaman hiburan bagi pengunjung. Antusiasme yang terlihat selama acara ini menjadi bukti bahwa kuliner masih menjadi daya tarik utama bagi masyarakat Bengkulu.

‎Penutupan Kuliner Legendaris Bencoolen Mall bukanlah akhir, melainkan pintu pembuka untuk kegiatan serupa di masa mendatang. Dengan capaian pendapatan ratusan juta rupiah dan apresiasi tinggi dari pengunjung, acara ini membuktikan bahwa kuliner lokal memiliki daya saing dan pesona yang layak diperhitungkan.