PALEMBAYAN, AGAM, Berita Merdeka Online.Com — Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Agam dan menutup total akses jalan provinsi. Peristiwa ini terjadi di ruas jalan Padang Koto Gadang menuju Koto Alam, tepatnya di kawasan Labuah Sampik, Jorong Ngungun, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.

Informasi sementara yang diterima dari laporan Babinsa Salareh Aia Palembayan menyebutkan, longsor terjadi pada Sabtu sore (18/10/2026) sekitar pukul 17.05 WIB.

Longsor yang terjadi cukup besar dan membuat kendaraan tidak bisa melintas sama sekali, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga arus transportasi dari Padang Koto Gadang menuju Matur dan sebaliknya terputus total.

Menurut laporan di lapangan, material longsor yang menutupi badan jalan memiliki panjang mencapai 25 meter dengan ketinggian material sekitar 7 meter, material berupa tanah bercampur bebatuan dan lumpur yang turun dari tebing di atas jalan tersebut.

Beruntung dalam peristiwa ini tidak ada laporan korban jiwa maupun kendaraan yang tertimbun, namun kemacetan panjang terjadi di kedua sisi lokasi longsor karena banyak warga yang terjebak dan tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Mendapat laporan tersebut, Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat langsung bergerak cepat untuk melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian.

Pada pukul 20.39 WIB malam ini, alat berat milik Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat dilaporkan sedang dalam perjalanan menuju lokasi dan sebagian sudah mulai melakukan pembersihan material longsor di ruas jalan Padang Koto Gadang – Matur tersebut.

Proses pembersihan diperkirakan akan berlangsung hingga malam hari, mengingat volume material yang cukup banyak dan kondisi cuaca di lokasi yang masih gerimis, sehingga petugas harus bekerja ekstra hati-hati agar tidak terjadi longsor susulan.

Pihak Babinsa dan pemerintah nagari setempat menghimbau kepada seluruh pengguna jalan yang akan melintas dari Padang Koto Gadang menuju Koto Alam di Labuah Sampik, maupun dari arah Matur menuju Palembayan, untuk menunda perjalanan atau mencari jalur alternatif lain sementara waktu.

Hingga berita ini diturunkan pada minggu malam, petugas masih berada di lokasi untuk melakukan pembukaan akses jalan, dan Senin pagi (19/10/2026) jalan tersebut mudah-mudahan bisa dilalui kembali oleh kendaraan, meskipun dengan sistem buka tutup.

Masyarakat diminta untuk tetap waspada mengingat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Kecamatan Palembayan dan sekitarnya, yang berpotensi menimbulkan longsor susulan di beberapa titik rawan lainnya. (KN)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.