Aceh Tenggara – Terkait Kasus dugaan proyek irigasi asal jadi kute Lawe Harum,Kecamatan Depok Kabupaten Aceh Tenggara,Provinsi Aceh.
Ketua Lsm Gerakan Anti Korupsi Alas Generasi (gakag) Arafik Beruh kepada Media ini Selasa Siang 24/9,minta kepada pihak penegak hukum untuk segera mengusut hingga tuntas.
Proyek peningkatan jaringan irigasi yang di kerjakan oleh Cv.Beru Dinam dengan dana Rp 674 juta itu kuat dugaan saya tidak sesuai dengan Baseteknya.
Pasalnya,tidak pernah bangunan irigasi di cor pohon pinang,karena begitu besar pohon pinang itu bangunan tersebut akan hancur,begitu juga dengan batu besar itu,daya kekuatan bangunan itu tidak terjamin,kata Arafik
Ketika dikomfirmasi kabid SDA dinas perkimtan agara Amarhadi melalui via hp selasa 24/09/2019 mengatakan proyek jaringan irigasi itu ,sudah kita tegur pihak rekanan melalui konsultan pengawasan agar melakukan pemotongan batang pinang didalam bangunan itu,kata kabid SDA
Terkait dengan batu besar itu sudah di anggkat oleh rekanan yang menghalangi saluran itu,sebagian tidak bisa di angkat dikarenakan batu tersebut terlalu dalam,batu besar didalam bangunan itu volume bangunan itu nantinya di tambah rekanan, dinas perkimtan agara proyek jaringan irigasi itu tidak ada masalah lagi pungkas kabid SDA.(Hasan)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan