Padang Lawas, SUMUT | Beritamerdekaonline.com — Sebagai upaya menuju kesuksesan Pemilu tahun 2024 nanti, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Barumun Baru gelar acara tes wawancara kepada calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) terbaik, bertempat di Kantor Camat Kecamatan Barumun Baru. Rabu,Kanis (18,19/01)
Demikian jelas Ketua PPK Kecamatan Barumun Baru Donni Siregar usai pelaksanaan tes wawancara, kepada Media ini dijelaskan bahwa acara pelaksanaan tes wawancara ini sebagai lanjutan bagi calon PPS yang telah lolos mengikuti pelaksanaan tes CAT yang di gelar Pihak KPU beberapa waktu lalu.
Dimana, dari 107 calon PPS se Kecamatan Barumun Baru yang telah dinyatakan lulus diharuskan mengikuti wawancara, namun yang hadir hanya sebanyak 105 calon PPS dimana satu dari Desa Sabahotang dan satu dari Desa Sitarolo Julu tidak hadir untuk mengikuti wawancara, selainnya yang 105 Orang telah kita wawancara dari kemaren dan hari ini terakhir langsung di pandu para Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Barumun Baru.
Lebih lanjut Doni Siregar menjelaskan bahwa, para calon PPS disetiap Kecamatan se Padang Lawas langsung diwawancarai oleh anggota PPK Kecamatan masing masing dan turut di dampingi Komisioner KPU, dimana anggota PPK Barumun Baru ternasuk Melda Mariani Hasibuan, Ali Muksin Pulungan, Muhammnad Arifin Hasibuan dan Jemmi Herianto Nasution
Terpisah, Komisioner KPU Indra Ali Syahbana Nasution kepada Awak Media ini menjelaskan bahwa pelaksanaan wawancara adalah tahapan seleksi terakhir untuk menentukan siapa saja yang akan dinyatakan lulus menjadi PPS di desanya masing-masing.
Tujuan wawancara yang digelar tersebut guna untuk mengukur sejauh mana keseriusan mereka dalam menyukseskan Pemilu dan juga untuk menggali sejauh mana wawasan mereka terhadap hal-hal yang berkaitan dengan Pemilu. Sehingga dari sekian banyak peserta yang mengikuti tes, Indra menilai masih banyak peserta yang wawasannya masih sangat minim tentang Pemilu. Namun demikian, itu bukanlah satu-satunya indikator yang menentukan kelulusan tapi juga masih banyak indikator lain yang tidak kalah pentingnya.
“Yang jelas, kita wawancarai calon PPS itu terkait dengan Komitmen, integritas, loyalitas dan visi misi dan wawasan mereka terkait hal-hal yang berkaitan dengan Pemilu,” jelasnya.
Namun menurut amatan saya, sebagian besar dari peserta adalah anak-anak yang baru saja menyelesaikan pendidikan, ada yang baru lulus SMA, ada juga yang baru selesai kuliah, bahkan ada pula yang memang sudah berpengalaman menjadi bagian dari penyelenggara Pemilu sebelumnya.
“Initinya kita ingin mencari yang terbaik untuk menyukseskan Pemilu nanti, siapa pun itu nanti yang pasti harus siap mendukung dan menyukseskan Pemilu,” tandasnya Indra. (Bonardon)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan