MEDAN, BERITAMERDEKAONLINE.COM – Tiga hari setelah dilakukan autopsi terhadap jenazah Aldi Sahilatua Nababan, mahasiswa Elizabeth International Bali yang ditemukan tewas dengan kondisi yang mengenaskan, tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Sumatera Utara, masih terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mereka berkoordinasi dengan penyidik Polresta Denpasar, Polda Bali terkait hasil autopsi korban.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Komisaris Besar Hadi Wahyudi, mengonfirmasi hal ini pada Jumat (24/11/2023). Ia menjelaskan bahwa (tim) forensik Rumah Sakit Bhayangkara Medan telah melakukan autopsi terhadap jenazah Aldi Sahilatua Nababan pada Rabu, 22 November 2023, sesuai permintaan penyidik Polresta Denpasar dan keluarga korban.

BACA JUGA : Misteri Kematian Mahasiswa Asal Sumut Di Bali, Polisi Menunggu Hasil Autopsi Jenazah – Berita Merdeka Online

“Pada Rabu, 22 November 2023, pihak Rumah Sakit Bhayangkara Medan melakukan autopsi terhadap jenazah yang dibawa dari Bali dan dimakamkan di wilayah Sumatera Utara. Proses itu sudah dilakukan dan proses lanjut nantinya akan berkoordinasi antara pihak Rumah Sakit Bhayangkara Medan dengan Polresta Denpasar,” kata Hadi.

Penyelidikan masih berlanjut oleh Kepolisian Resort Kota Denpasar dan Polsek Kuta Selatan terkait kasus ini. Hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Medan masih ditunggu.

Aldi Sahilatua Nababan, mahasiswa perhotelan kampus Elizabeth International Bali, ditemukan tewas dengan kondisi yang mengenaskan di kamar kostnya di Jalan By Pass Ngurah Rai, Kecamatan Kuta Selatan, Kota Denpasar Bali. Keluarga menduga kematian Aldi tidak wajar dan berharap agar kasus ini dapat diungkap dan mendapatkan keadilan.

Pacar Singgung Soal Hutang

Kasus Aldi Sahilatua Nababan menguak fakta baru. Misteri kematian Aldi Sahilatua Nababan memang belum terpecahkan.  Mahasiswa asal Siborong-borong Taput ini ditemukan tewas tergantung di kosnya di Bali.  Namun, keluarga merasa Aldi tewas bukan karena bunuh diri melainkan dibunuh.  Polisi telah menerbangkan jasad Aldi ke RS Bhayangkara Medan guna autopsi.  Di samping itu muncul fakta baru dari pacar Aldi Sahilatua Nababan, Angelina.

Angelina mengaku sudah cukup lama putus komunikasi dengan Aldi. Kendati demikian, ia masih mengetahui masalah yang tengah dihadapi Aldi.  Angelina mengaku Aldi sempat mengeluh sebelum ditemukan tewas mengenaskan dalam kamar kos di Bali, Sabtu (19/11/2023). Sebelum tewas, rupanya Aldi sempat mengeluh persoalan utang kepada Angelina. Karena keluhan itulah, Angelina menduga Aldi Sahilatua Nababan sedang terlilit utang.

“Sepertinya iya (terlilit utang), cuma saya juga kurang tahu,” kata Angel kepada teman Aldi, inisial D, dikutip dari TribunnewsBogor.com.

Tak hanya terjerat utang, Aldi sempat mengeluh sedang banyak pikiran. “Dia pernah ngeluh sih dulu banyak pikiran,” kata Angelina lagi.

BACA JUGA : Soal Kematian Mahasiswa Asal Sumut Di Bali, Polda Bali Katakan Ini – Berita Merdeka Online

Kendati demikian, Angelina mengatakan Aldi tidak pernah menceritakan masalah yang menderanya. “Padahal saya mau aja mendengarkan,” jawab Angel.

Angelina pun mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan Aldi Sahilatua pada 4 November 2023. “Kami kenal hanya 3 bulan saat saya magang di Bali setelah itu LDR,” jelasnya.

Menurut Angelina, mahasiswa asal Sumut itu memang jarang membalas pesannya. Terakhir kali Angelina berkomunikasi dengan Aldi terjadi pada 4 November 2023.

“Terakhir chat tanggal 4 Nov itu pun belum dibalas,” kata dia lagi.

Karena jarang komunikasi tadi, Angelina juga mengaku sudah ingin putus dengan Aldi. “Makanya sebenarnya saya udah mau putus dari lama tapi belum ketemu waktu yang pas,” ungkapnya.

Namun dia menegaskan tidak ada pertengkaran antara dia dan Aldi Sahilatua Nababan. “Baik-baik aja dia bilang mau belajar Bahasa Inggris dll,” katanya.

Angelina juga sempat mengungkit soal utang Aldi pada dirinya. “Dia juga ada utang ke saya belum dibayar tapi saya ikhlaskan saja,” tulisnya.

Namun rupanya kini chat itu ditarik oleh Angelina. “Beberapa pesan ditarik2 dia,” kata D, Kamis (23/11/2023). Beruntung D sudah sempat men-screen shoot percakapan itu.

Rekan Aldi Pertanyakan Alasan Angelina Hapus Percakapan

Terpisah, rekan Aldi, NR (26) membagikan percakapan Aldi dengan Angelina. Pasalnya, NR sempat meminta bukti percakapan sang kekasih dengan Aldi. Namun, sang kekasih justru mengaku telah menghapus bukti percakapannya dengan Aldi di ponselnya. Ini jadi tanda tanya besar bagi rekan-rekan Aldi di Medan, dikutip dari Tribun-Bali.com.

“Masuk logika, enggak?,” ungkap NR saat dihubungi Tribun Bali, Kamis (23/11/2023).

Selain itu, rekan-rekan ASN mengaku mendapat jawaban yang dingin dari sang kekasih. NR juga menyoroti sikap kekasih Aldi yang tak menunjukkan rasa belasungkawanya atas kematian kekasihnya itu.

“Kami sempat bertanya (ke kekasih ASN). Cuma (direspons) agak dingin. Pacar meninggal sekali pun sudah renggang, enggak ada buat status apa-apa,” jawab NR.

Disinggung soal sosok perempuan yang tengah menjalin asmara dengan Aldi, NR mengaku tak mengetahuinya secara detail. Pasalnya, NR mengetahui kekasih Aldi melalui unggahannya di media sosial. Lebih jauh, rekan-rekan Aldi di Medan tak mengetahui secara pasti tentang kekasihnya. Sebab, Aldi tak pernah bercerita soal kekasihnya itu.

“Tahu (pacar Aldi). Itu kami lihat dari akun dia (akun media sosialnya). Kami kebetulan ada grup untuk bahas dia (ASN). Nggak ada satu pun teman kami yang pernah diceritakan ASN tentang pacar barunya,” terang NR.

Di akhir, NR berharap agar kasus kematian rekannya itu segera mendapat atensi dari kepolisian. Seperti misalnya memeriksa sejumlah pihak dengan status sebagai saksi.

“Kalau bisa mereka dijadikan saksi. Kalau tidak salah di Polda Bali, kayaknya pacarnya belum dijadikan saksi,” pungkas NR, rekan Aldi di Medan.

Kondisi Jenazah Aldi Mengenaskan

Di pihak lain, Keluarga korban menduga Aldi dibunuh karena ada beberapa bagian tubuh korban yang mengalami luka tak wajar. Semua bermula ketika dari keluhan Monalisa di media sosial, dikutip Rabu (22/11/2023) siang. Monalisa mengatakan adik laki-lakinya, ASN (23) ditemukan meninggal dunia.

Dia menduga adiknya meninggal akibat pembunuhan karena sejumlah bagian tubuh mengeluarkan darah dan engsel siku tangan bergeser. ASN sendiri ditemukan tidak bernyawa pada Sabtu (18/11/2023) pukul 08.30 WITA.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kamar kos-kosan No 10 Gg Kunci, depan Ez Tragia, Kel. Benoa, Kec. Kuta Selatan, Bali. Kondisi mayat mahasiswa di kamar kos di Benoa ini dalam keadaan mengenaskan.

Tubuh korban ditemukan tergantung dengan posisi bersandar di pintu kamar alias terlilis tali tampar ikat. Sementara kedua kakinya disebut menyentuh lantai. Selain itu, hidung korban dikatakan mengeluarkan darah, adanya proses pembengkakan, dan kulit korban mengeluarkan cairan.

BACA JUGA : Seputar Kematian Mahasiswa Asal Sumut Tewas Mengenaskan Di Bali, Ini Kata Kepolisian – Berita Merdeka Online

Sementara menurut Monalisa, bagian sensitif korban pecah dan mengeluarkan darah, sekujur tubuh lebam, mulut-hidung mengeluarkan darah, dan engsel siku tangan bergeser. Kasus ini sendiri ditangani Polsek Kuta Selatan dan Polresta Denpasar. Menurut Monalisa, jenazah sudah dikirimkan ke Medan, Sumatra Utara untuk diotopsi di RS Bhayangkara Medan.

Namun pihak keluarga tidak boleh ikut menyaksikan proses otopsi, bahkan tidak boleh menyaksikan hingga merekam proses otopsi. Penemuan jenazah pemuda asal Medan itu terjadi pada Sabtu 18 November 2023 sekitar pukul 08.30 Wita. Jenazah salah satu mahasiswa dari perguruan tinggi swasta itu, kata AKP I Ketut Sukadi, pertama kali ditemukan oleh pemilik kos, Nyoman Risup Artana (43).

Pasalnya, Artana mulanya curiga dengan kondisi di sekitar kamar korban yang dipenuhi oleh lalat hijau. Lantaran curiga, Artana kemudian mengetuk pintu kamar kos tetapi tak kunjung mendapat respons. Selain itu, Artana disebut melihat darah yang keluar dari bawah pintu kamar kos. Karena itu, Artana kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuta Selatan. (INT)