PURWOREJO – Proses pembangunan jalan rabat beton dalam program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, terus berjalan dengan optimal.
Salah satu faktor yang mendukung kelancaran pekerjaan adalah peran operator mesin molen yang memastikan kualitas adukan beton tetap sesuai standar, Rabu (22/7/2026).
Selama proses pengecoran, mesin molen bekerja tanpa henti untuk mencampur semen, pasir, kerikil, dan air dengan komposisi yang tepat.
Adukan yang merata menjadi kunci agar konstruksi jalan memiliki kekuatan dan daya tahan yang baik sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Karji, operator mesin molen, mengatakan setiap proses pencampuran dilakukan secara teliti agar mutu beton tetap terjaga.
Ia bersama personel Satgas TMMD selalu memperhatikan takaran bahan sebelum adukan digunakan di lokasi pengecoran.
“Setiap campuran harus sesuai komposisi agar hasil pengecoran benar-benar kuat dan awet. Karena itu kami selalu bekerja dengan penuh konsentrasi selama proses berlangsung,” ujar Karji.
Menurutnya, meski bertugas di balik mesin, tanggung jawab operator molen sangat besar karena kualitas adukan akan berpengaruh langsung terhadap hasil akhir pembangunan jalan.
Pembangunan jalan rabat beton di Desa Watuduwur terus dipercepat melalui kerja sama antara Satgas TMMD dan masyarakat.
Semangat gotong royong yang terjalin membuat seluruh tahapan pekerjaan berjalan lancar, dengan harapan akses transportasi warga menjadi lebih baik dan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi maupun mobilitas masyarakat setempat.
Keberhasilan program TMMD tidak hanya ditentukan oleh pekerjaan di lapangan, tetapi juga oleh peran setiap personel yang terlibat, termasuk operator molen yang memastikan setiap adukan beton memenuhi standar kualitas pembangunan.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan