NAGAN RAYA, ACEH | Berita Merdeka Online — Memang patut di contoh Simpang Dua sebuah Gampong kecil yang terletak di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh kini telah berkembang dalam berbagai program di desanya, dimana Gampong (Desa) Simpang Dua yang di pimpin oleh Keuchik Sukamto sukses dalam membangun Gampong, bukan hanya di bidang bangunan fisik tapi juga meliputi pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang handal sehingga dengan demikian gampong Simpang Dua bisa menuju swasembada pangan, hal ini terungkap saat kru media ini ngobrol santai bersama Keucik Sukamto Sabtu (22/10/2022).

Dimana dari penuturan Sukamto Keuchik Gampong Simpang dua yang dimana setahun yang lalu Gampong kami masih berstatus Gampong tertinggal kini bersatu Gampong berkembang dan kedepannya kita terus berusaha agar bisa menuju Gampong maju bahkan sampai ke Gampong mandiri, ungkapnya.

Mendapat informasi yang akurat dari Keuchik Gampong Simpang Dua Sukamto kru media ini melakukan cek and kroscek ke sejumlah titik yang telah tertuang dalam ngobrol santai.

Terlihat apa yang di sampaikan Keucik Sukamto memang benar adanya itu terbukti semua sarana dan prasarana seperti balai gampong tempat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang aktif proses belajar, pos yang ibu sehat keluar untuk penguatan olah raga, jalan rabat beton ke semua dusun – dusun yang ada, hingga lahan untuk bercocok tanam tanaman palawija.

Dari keterangan warga bahwa dulunya Sukamto hanyalah petani biasa dan baru setelah dianya di percaya di tunjuk oleh pemerintah nagan raya untuk menjabat pj kepala gampong di Simpang Dua sudah terlihat kinerjanya dan pada akhirnya kami usulan pada tahun 2021 agar dia mengikuti sebagai calon kepala Gampong Alhamdulillah dianya terpilih sehingga dapat melanjutkan program-programnya yang tertunda paskah pilciksung beberapa waktu lalu, terangnya.

Walaupun demikian kami berharap kepada bapak Keuchik kami kedepan agar bisa trus berseneragi, untuk meminta Pemerintah Kabupaten Nagan Raya bahkan sampai provinsi Aceh agar gampong Simpang Dua di bangunan sekolah Tingkat Sekolah Dasar (SD) atau Unit Sekolah Baru ( USB) karena selama ini anak kami harus menyeberang beberapa Gampong untuk bisa sampai ketempat sekolah. Harapnya mengakhiri… (Adhar)

Editor : Almanudar (Ka.Biro BM online)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.