Pangkalpinang, Berita Merdeka Online — Pemerintah Kota Pangkalpinang menegaskan bahwa informasi yang beredar di sejumlah media online mengenai tawaran uang Rp300 juta dan fasilitas umrah kepada keluarga Alm. Aldo adalah hoaks dan tidak sesuai fakta.
Isu menyesatkan tersebut muncul melalui pemberitaan yang memuat judul bernarasi negatif dan menyudutkan Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Udin, tanpa didukung data valid. Publik pun menyayangkan pemberitaan yang sengaja diplintir oleh oknum media demi kepentingan tertentu.
Menanggapi kabar itu, Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Udin, menjelaskan kronologi sebenarnya terkait pertemuan yang digelar pada 7 November 2025 lalu.

“Saya tidak pernah menawarkan uang maupun umrah seperti yang diberitakan. Dalam forum tersebut, pengurus IDI yang berdialog langsung dengan keluarga Alm. Aldo. Saya hanya hadir sebagai penengah,” ujar Prof. Udin, Senin (24/11/2025).
Menurutnya, ini merupakan mediasi kedua setelah sebelumnya sempat ditangani pada masa Penjabat Wali Kota, Unu. Sebagai Wali Kota definitif, ia menyebut hanya melanjutkan proses mediasi yang telah berjalan.
Sumber Pertemuan: Yang Menawarkan Adalah IDI Pusat
Terpisah, salah satu sumber yang hadir dalam pertemuan itu membenarkan bahwa berita yang beredar tidak sesuai fakta.
“Yang menawarkan uang Rp300 juta itu adalah IDI Pusat, bukan Wali Kota Prof. Udin. Beliau hanya memfasilitasi pertemuan di ruang kerjanya,” tegas sumber tersebut.
Ia juga memastikan bahwa tidak ada tawaran umrah dari Pemerintah Kota Pangkalpinang.
“Kami tegaskan, Wali Kota tidak pernah menawarkan uang atau umrah kepada keluarga Alm. Aldo. Beliau hanya ingin membantu proses penyelesaian kasus ini melalui mediasi,” tambahnya.
Pemkot Pangkalpinang mengimbau media massa tetap berpegang pada Kode Etik Jurnalistik, menyampaikan informasi berdasarkan verifikasi fakta, serta mengedepankan kepentingan publik dalam pemberitaan. (S4F)




Tinggalkan Balasan