Kepahiang, Beritamerdekaonline.com – Dalam upaya menekan angka stunting di wilayahnya, Pemerintah Desa Tugurejo, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, menyelenggarakan pelatihan keterampilan kader PKK bertajuk “Cegah Stunting dengan Menu B2SA” (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman). Acara ini berlangsung di kantor Desa Tugurejo pada Selasa (31/12).

Kepala Desa Tugurejo, Supri, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader PKK dalam menyediakan menu makanan sehat guna mendukung tumbuh kembang anak. “Melalui pelatihan ini, kami berharap para kader dapat menerapkan konsep B2SA di lingkungannya masing-masing, sehingga dapat membantu mencegah stunting sejak dini,” ujar Supri.

Pelatihan ini dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Ketua BPD Desa Tugurejo, anggota Pokja 1 Kecamatan Kabawetan, Kapolsek Kabawetan beserta staf Kasat Binmas dan Babinkamtibmas Desa Tugurejo, pendamping desa, Camat Kabawetan, serta Ketua PKK Kecamatan Kabawetan.

Para peserta pelatihan adalah kader PKK dan kader desa Tugurejo yang sebelumnya telah mendapatkan bimbingan teknis dari pemerintah daerah terkait penanganan stunting. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menangani permasalahan kesehatan masyarakat.

Dalam pelatihan ini, peserta dibekali materi tentang pentingnya asupan gizi seimbang untuk keluarga, khususnya bagi anak-anak dan ibu hamil. Selain teori, para kader juga mendapatkan praktik langsung dalam menyusun menu makanan berbasis B2SA dengan memanfaatkan bahan lokal yang mudah dijangkau.

Ketua PKK Kecamatan Kabawetan menegaskan pentingnya peran kader PKK sebagai ujung tombak dalam mengedukasi masyarakat. “Stunting bukan hanya masalah keluarga, tetapi juga masalah bersama. Kader PKK harus menjadi contoh dan penggerak dalam penerapan pola makan sehat di desa,” jelasnya.

Pelatihan ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama antara pemerintah desa, PKK, dan instansi terkait untuk terus melaksanakan program pencegahan stunting secara berkelanjutan.

Dengan pelatihan ini, Desa Tugurejo diharapkan dapat menjadi role model dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Kepahiang. Sinergi lintas sektoral dan semangat gotong royong menjadi modal utama dalam mewujudkan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas. (Adv/Sampur Buana)