DEMAK, Berita Merdeka Online – Dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani yang memperingati Hari Kenaikan Isa Al-Masih, Kepolisian Resor (Polres) Demak menurunkan sebanyak 200 personel ke sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha, mengungkapkan bahwa pengamanan dilakukan di sekitar 25 gereja dan rumah ibadah yang dijadwalkan menggelar ibadah peringatan.

Seluruh personel telah ditempatkan di lokasi-lokasi tersebut untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib dan aman.

“Pengamanan kami lakukan secara menyeluruh, baik secara terbuka maupun tertutup. Setiap gereja yang melaksanakan ibadah sudah kami tempatkan anggota untuk memberikan rasa aman kepada para jemaat,” jelas AKBP Ari pada Kamis (29/5/2025).

Sebagai langkah antisipatif terhadap ancaman keamanan, Polres Demak juga mengerahkan Tim Satwa K-9 untuk melaksanakan sterilisasi di area gereja.

Proses ini dilakukan dengan menggunakan anjing pelacak dan alat deteksi logam guna memeriksa seluruh bagian gereja, termasuk sudut-sudut ruangan yang tersembunyi.

“Sterilisasi ini bertujuan memastikan tidak ada benda berbahaya atau mencurigakan yang dapat mengganggu jalannya ibadah. Kami ingin memastikan seluruh kegiatan berlangsung dengan aman, baik di bagian dalam maupun luar gereja,” tambahnya.

AKBP Ari juga menyampaikan bahwa pengamanan ini tidak hanya difokuskan pada kegiatan ibadah saja, tetapi juga memperhitungkan potensi keramaian akibat libur panjang.

Personel Polres Demak melakukan sterilisasi gereja  

Oleh karena itu, pihaknya juga menempatkan personel di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

“Kami memperkuat pengamanan di tempat-tempat wisata, pusat perbelanjaan, area perbankan, hingga objek vital lainnya. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat selama masa long weekend,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Demak juga meningkatkan kegiatan patroli ke wilayah-wilayah yang dianggap rawan tindak kriminal.

Upaya ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan selama libur nasional.

Sementara itu, Pendeta Edi Santoso, S.Th dari Gereja Baptis Indonesia Kecamatan Mranggen, menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Polres Demak atas perhatian dan pengamanan yang diberikan kepada umat Kristiani dalam perayaan ini.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran aparat kepolisian yang telah melakukan sterilisasi dan pengamanan. Hal ini membuat umat merasa lebih tenang dan nyaman dalam menjalankan ibadah,” ungkap Pendeta Edi.

Dengan adanya pengamanan yang maksimal dari aparat kepolisian, peringatan Kenaikan Isa Al-Masih di Kabupaten Demak diharapkan dapat berlangsung dengan aman, khidmat, dan lancar. (lim)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.