Sarolangun, jambi – beritamerdekaonline.com – Postingan vidio di salah satu akun aplikasi tiktok diduga kuat milik kanitpam PT. sinarmas, yang lebih dikenal masyarakat PT. SMKE, menuai kecaman keras dari warga suku anak dalam (SAD).

pasalnya vidio tersebut menurut warga sad membawa-bawa nama suku dan itu sangat berbahaya sekali bisa memicu keributan atau kerusuhan yang sangat hebat,
Salah satu warga suku anak dalam (SAD) mengatakan kepada media ini, pihaknya tidak trima terkait postingan vidio tersebut dan ia akan mengambil langkah hukum.

Mijak Tampung, SH. Salah satu warga sad sangat menyayangkan dengan adanya postingan vidio yang beredar di media sosial aplikasi TikTok, yang mana akun tersebut diketahui milik Kanitpam PT. sinarmas atau PT. Prima Tama Kreaksi Emas, / atau PT. SMKE.

“Saya secara pribadi sangat menyayangkan dengan adanya postingan vidio tersebut, yang mana menurut saya vidio itu berbauk Rasisme, dan bisa menimbulkan perpecahan, atau kegaduhan, kata Mijak Tampung, SH.

Lebih lanjut Mijak Tampung, SH menegaskan pihaknya akan membawa masalah ini ke renah hukum,

“Kita akan bawa masalah ini ke renah hukum nantinya, katanya pada 13/10/2023.

Disinggung bila benar itu postingan kanitpam dan ia mau meminta ma’af dan menghapus postingannya apakah warga sad masih mempermasalakan kejadian ini.?

“Ya walaupun sudah meminta ma’af dan menghapus postingannya kita tetap akan mempermasalahkannya ke renah hukum, sebab ini bawa nama suku sad, sementara tidak semua warga sad yang jahat, menurut saya itu hanya oknum, dan bila kita lihat suku mana pun tetap ada oknumnya, tambah Mijak Tampung, SH.

“Dengan adanya postingan vidio tersebut seolah-olah melebeli atau nge’klem bahwa kami warga sad ini kerjanya hanya maling saja, tutup Mijak Tampung, SE.

Penulis : Moh Basori


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.