Aceh Tenggara – Proyek peningkatan jaringan irigasi desa lawe harum kecamatan perkhison aceh tenggara(agara) diduga asal jadi dikerjakan oleh pihak rekanan,

Proyek itu dari dinas perkimtan agara yang dikerjakan oleh cv. Beru Dinam dengan dana 674 sumber dana APBD tahun 2019.

Pantaun wartawan ini dilapangan pada rabu 18/09/2019, terlihat papan proyek tidak ada dilokasi, terkait dengan pekerjaan terlihat pohon pinang langsung dicor didalam bangunan itu, begitu juga dengan batu besar didalam bangunan tersebut langgsung di cor oleh pihak rekanan.

Tempat terpisah, warga desa lawe harum yang tidak mau disebut jati dirinya mengatakan kualitas proyek tersebut sangat diragukan kekuatannya, dikarenakan proyek itu asal-asalan saja dikerjakan oleh kontraktor, kuat dugaan saya tidak sesuai dengan RAB katanya.

Lanjutnya, peningkatan proyek jaringan irigasi itu diduga kurang penggawasan dari dinas perkimtan agara, jadi pihak rekanan sesuka hati menggerakan proyek tersebut,

Harapkan kami irigasi itu bisa lama kami manfaatkan untuk menggaliri pesawahan kami didesa lawe harum ini, namun demikian kami lihat sistim cara mereka mengerjakan irigasi itu tidak lama kami manfaatkan. akhirnya

Ketika dikomfirmasi kabid SDA dinas Perkimtan agara Amar Hadi melalui via hp pada kamis 19/09/2019 mengatakan terkait dengan batu besar didalam bangunan itu tidak bisa dianggkat karena batu tersebut terlalu dalam, mengenai pohon pinang didalam banggunan tersebut,itu tidak boleh, harus dihilangkan sebab itu tidak ada dalam spek kita kata kabid SDA agara (bs)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.