LHOKSUKON, BM – Satu unit Baguna Gapura tampak roboh di desa
perbatasan Bintang Hu dan Matang Panyang. Bangunan tersebut dibagun Oleh Dinas
Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang bersumber dari APBK
tahun 2019 dengan sistim swakelola. Sabtu (25/1/2020).
Menurut penuturan warga Murtala dilokasi semalam (24/1/2020) sekitar pukul
21.00 ratusan masyarakat Bintang hu merobohkan gapura dengan menghancurkan
dengan palu, lingis dan seutas tali untuk menarik Gapura hinga rata dengan
tanah.
Dari pantauan
beritamerdekaonline.com, tampak terlihat bangunan hancur rata dengan tanah. Sedangkan
untuk angaran pembagunan gapura bersumber APBK 2019 dengan nilai anggaran 29
Juta Program Keserasian Sosial dengan sistim swakelola.
Untuk lokasi
pembagunan di Baktiya Barat dibagun di titik Penghubung Gampong matang Panyang berbatasan
dengan Gampong Pucuk Alue Buket, Kecamatan Baktiya Barat.
Kepala Desa
Bintang Hu Mawardi melalui via seluler, mengatakan, ia membenarkan ratusan
warganya membongkar paksa gapura, hal; tersebut disebabkan karena tapal batas
desa yang belum jelas dan sudah beberapa kali mediasi penyelesaiaan dilakukan dengan
cara baik baik. Namun, tidak membuahkan hasil maka masyarakat membongkar
gapura.
Lanjutnya,
Paket pembangunan gapura ini seharusnya di bangun di batas wilayah Pucok Alue
Buket dengan Matang Payang, tetapi faktanya dibangun di tapal batas antara Matang
Payang dengan Bintang Hu. “kami tahu setelah dipasang prasasti ini menyebabkan
ratusan warga Bintang Hu tidak terima dan membongkarnya,” Terang Kepala Desa
Bintang.
Ditambahkannya,
dari awal jelas masyarakat telah menolak pembagunan Gapura tersebut, dengan
tema anggaran APBK bangunan keserasian sosial intinya orang yang tidak serasi
menjadi serasi bukan sebaliknya malah bentrok seperti ini. Namun pihaknya tidak
ada maksud untuk bentrok dengan orang Matang panyang.
Sementara
itu, Pelaksana Kegiatan, Abdullah mengatakan pada tahap perencanaan pembangunan
gapura telah di adakan musyawarah antara aparatur dan kepala desa dari Bintang
Hu, Pucok Alue Buket serta Matang payang dan ditetapkan lokasi gapura akan di
bangun di Matang Payang.
“Pada tahap
peletakan batu pertama pembangunan Gapura juga dihadiri oleh kepala Desa
bintang hu, Matang Payang, pucok alue buket, Kapolsek, serta pihak kecamatan,” Ucapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Zulkarnaini menutur melalui via telpon, Informasi perobohan itu baru ia dapat dari kelompok masyarakat pelaksana kegiatan atau Pokmas. Mengapa disaat pembagunan tidak adanya konflik yang terjadi, tetapi setelah pembagunan selesai baru muncul masalah.
“Seharusnya pencegahan dari awal pada saat pembagunan. Pembagunan kan butuh waktu lama. program tersebut dikelola oleh Pokmas dengan SK,” pungkasnya. (Zulkifli)
Penulis : Zulkifli
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan