‎Kaur, Beritamerdekaonline.com – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Darhan, S.IP., menggelar reses masa sidang I tahun sidang 2026 pada Kamis, 12 Januari 2026, di Desa Ulak Agung, Kecamatan Padang Guci Hilir, dan di Desa Marga Mulyo, Kecamatan Padang Guci Hulu Kabupaten Kaur. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda resmi DPRD Provinsi Bengkulu untuk menjaring aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) VI yang meliputi Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur.

‎Reses di Ulak Agung, Darhan Tampung Aspirasi Warga soal Air Bersih hingga Irigasi.


‎Reses yang dilaksanakan di balai desa setempat itu dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta perwakilan kelompok tani. Kegiatan berlangsung dalam suasana dialogis, di mana masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi.

‎Dalam sambutannya, Darhan menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota dewan untuk turun langsung ke daerah pemilihan guna menyerap aspirasi masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk memastikan program pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.

‎“Melalui reses ini, kami ingin mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan perjuangkan dalam pembahasan di DPRD Provinsi Bengkulu,” ujar Darhan.

‎Dalam sesi dialog, masyarakat Desa Marga Mulyo menyampaikan tiga aspirasi utama. Pertama, warga mengusulkan penambahan tiang untuk pemasangan jaringan WiFi di beberapa titik desa. Mereka menilai akses internet yang memadai sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan pendidikan, pelayanan administrasi desa, serta pengembangan usaha mikro dan kecil.

‎Aspirasi kedua yang menjadi perhatian serius adalah kebutuhan sumur bor. Warga mengeluhkan kondisi kekurangan air bersih saat musim kemarau. Sejumlah sumur warga kerap mengering sehingga menyulitkan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, dan mencuci. Oleh karena itu, masyarakat berharap pemerintah dapat memfasilitasi pembangunan sumur bor sebagai solusi jangka panjang atas persoalan tersebut.

‎Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan irigasi untuk mendukung sektor pertanian. Selama ini, para petani mengandalkan curah hujan untuk mengairi lahan sawah dan kebun. Ketika musim kemarau tiba, hasil pertanian menurun akibat keterbatasan pasokan air. Dengan adanya jaringan irigasi yang memadai, masyarakat optimistis produktivitas pertanian dapat meningkat dan berdampak pada kesejahteraan petani.

‎Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Darhan menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti dan membawa seluruh usulan masyarakat ke dalam forum resmi DPRD Provinsi Bengkulu. Ia menegaskan bahwa sektor infrastruktur dasar, seperti air bersih dan irigasi, merupakan kebutuhan prioritas yang harus mendapat perhatian pemerintah.

‎“Kami akan mengawal dan memperjuangkan aspirasi ini dalam pembahasan anggaran serta rapat paripurna DPRD agar dapat direalisasikan sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” tegasnya.

‎Kegiatan reses ditutup dengan harapan agar sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat terus terjalin. Warga Desa Marga Mulyo berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat segera diwujudkan demi peningkatan kualitas hidup dan kemajuan desa secara berkelanjutan.