Kabupaten Semarang (Beritamerdekaonline) – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Sukiyem (62), warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, yang menjadi salah satu sasaran fisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0714/Salatiga, terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Setelah beberapa hari dikerjakan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat, rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini mulai tampak berdiri kokoh, Jumat (24/7/2026).

Dinding rumah telah terpasang, rangka bangunan mulai terlihat jelas, dan proses pembangunan terus dipercepat agar selesai sesuai target. Kekompakan personel Satgas TMMD bersama warga menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian pembangunan rumah tersebut.
Sukiyem mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan melalui program TMMD.

Menurutnya, rumah yang selama ini diimpikan kini perlahan berubah menjadi hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak untuk ditempati.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M., mengatakan bahwa pembangunan RTLH merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui semangat gotong royong, kami berkomitmen menyelesaikan seluruh sasaran fisik TMMD dengan kualitas yang baik dan tepat waktu, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Progres pembangunan rumah Sukiyem menjadi bukti bahwa Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi warga yang membutuhkan. Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pembangunan sehingga rumah tersebut segera dapat ditempati dan memberikan kehidupan yang lebih layak bagi Sukiyem beserta keluarganya.
(Ikhsan)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.