Padang (Sumbar), Beritamerdekaonline.com – Sebanyak 30 santri Perguruan Islam Daarul Muwahhidiin (PIDM) yang beralamat di Jalan Raya Bukittinggi – Padang Panjang KM 4, Koto Tuo, Nagari Panyalaian, mengikuti lomba olahraga memanah Piala Gubernur Sumbar 2024 yang berlangsung di Lapangan Panahan kawasan GOR H. Agus Salim, Padang, Ahad 25 Agustus 2024.
Pendamping santri Daarul Muwahhidiin, Muhammad Aulia Rahman, yang akrab disapa Ali, mengatakan, Pesantren Daarul Muwahhidiin mengikutsertakan sebanyak 30 santri yang terdiri dari 16 santriwan dan 14 santriwati dalam ajang tersebut. Dikatakan, selain ikut memeriahkan Piala Gubernur Sumbar 2024, ini dilakukan bertujuan untuk mengasah pengalaman dan memberikan motivasi semangat kepada para santri, agar lebih mahir dan lebih baik lagi dalam menggeluti olahraga sunnah ini.
“Olahraga memanah ini, merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler santri Pesantren Daarul Muwahhidiin yang paling banyak diminati dan diikuti oleh santri setelah kegiatan ekstrakurikuler olahraga beladiri silat”, jelas Ali.
Sementara itu, Habib Arpaja, selaku Official Team Santri Pesantren Daarul Muwahhidiin, mengatakan lomba memanah tingkat provinsi yang memperebutkan Piala Gubernur Sumbar 2024 tersebut merupakan ajang yang bergengsi.
“Ini adalah ajang yang bergengsi, bukan tingkat sekolah, melainkan antar club tingkat provinsi. Nampaknya, banyak club-club panahan dari berbagai daerah dan provinsi yang mengikutinya. Apalagi, ini memperebutkan Piala Gubernur Sumbar, jadi sangat sayang sekali kalau santri kita tidak diikutsertakan”, ujarnya.
Dari pantauan media ini di arena lapangan panahan, salah satu santri Pesantren Daarul Muwahhidiin kelas X, Abdul Aziz Amriza, biasa dipanggil Abziz, akhirnya berhasil meraih juara 3 (tiga) dalam lomba memanah Piala Gubernur 2024 kategori remaja putra.
“Alhamdulillah, bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada orang tua dan para Ustadz di Pesantren Daarul Muwahhidiin, yang telah melatih dan terus mensupport saya dalam olahraga memanah ini. Mudah-mudahan, kedepan saya bisa lebih meningkatkan lagi prestasi ini. Hari ini, Alhamdulillah, kedua orang tua juga ikut mendampingi”, ujar Abziz.
Dalam waktu yang sama, Ketua Panitia Pelaksana, Darma Hendra, kepada media ini mengatakan, lomba memanah tingkat provinsi ini, diikuti sebanyak 248 peserta, terdiri dari 41 club yang ada di Sumatera Barat dan provinsi lain. Dijelaskan, kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari, dimulai sejak hari Sabtu 24 – Ahad 25 Agustus 2024.
“Peserta lomba memanah ini, bukan hanya diikuti club-club yang ada di Sumatera Barat saja, tetapi juga diikuti oleh club-club dari provinsi lain, bahkan dari club panahan Jakarta juga ada yang mengikuti”, sebutnya.
Setelah Shalat Dzuhur, lomba panah untuk kategori putri antar club dimulai. Di lokasi, para santriwati yang didampingi Official Santriwati Daarul Muwahhidiin, Fika, tampak melakukan persiapan dan mendampingi santriwati yang antusias mengikuti ajang tersebut.
Setelah perlombaan selesai, Fika, menyampaikan bahwa Fairuz Mazaya (kelas XI), Siti Zahiratul Fikri (kelas VII) dan Khyla Suci Nurul Aini (kelas IX), masuk 16 besar. “Alhamdulillah, dari ketiga santriwati Daarul Muwahhidiin tersebut, yang melaju dan masuk sampai 8 besar adalah Fairuz Mazaya”, tutupnya.
(Charles Nasution)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan