Pangkalpinang, Berita Merdeka Online — Sekretariat Bersama (SEKBER) Organisasi Masyarakat, Organisasi Kepemudaan, dan Lembaga Swadaya Masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan pernyataan sikap menolak rencana aksi ngamen yang akan dilakukan Batara CS di depan Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Selasa 25 November 2025 mendatang.

Pernyataan itu disampaikan oleh sejumlah perwakilan ormas di Pangkalpinang, Minggu (23/11/2025). Mereka menilai aksi tersebut berpotensi menimbulkan situasi yang tidak kondusif serta dapat memancing reaksi negatif dari masyarakat.

Ketua Bidang Organisasi di SEKBER Babel, Anthoni mengatakan, pihaknya memandang aksi tersebut tidak memiliki dasar yang kuat serta berpotensi mengganggu stabilitas keamanan daerah.

“Kami dengan tegas menolak aksi ngamen Saudara Batara di depan PN Pangkalpinang. Kegiatan tersebut berpotensi mengganggu kondusivitas Bangka Belitung,” tegas Anthoni.

Aksi penolakan Sekber Ormas OKP dan LSM Babel terkait rencana ngamen Batara CS di PN Pangkalpinang

Pernyataan itu kemudian disusul oleh yel-yel dukungan kepada NKRI.

“Batara, kami tunggu di Pangkalpinang. Merdeka! Babel aman, NKRI harga mati!” teriak para kader ormas yang hadir.

Sementara itu, Wakil Ketua Sekber Provinsi Babel, Fahrizan, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan aksi damai pada hari yang sama di lokasi yang dituju oleh Batara CS. Aksi tersebut digelar sebagai wujud penolakan terhadap narasi yang dianggap provokatif dan berpotensi memecah belah persatuan masyarakat.

Fahrizan menambahkan, pihaknya mendukung penuh aparat penegak hukum untuk bertindak sesuai aturan yang berlaku apabila aksi tersebut mengarah pada tindakan yang menjatuhkan nilai-nilai hukum dan ketertiban umum.

“Kami mengecam segala bentuk ujaran atau gerakan yang bernuansa provokasi. Kami mendukung Polri, Kejaksaan, hingga Pengadilan untuk menegakkan supremasi hukum tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang pemuda bernama Batara Harahap mengunggah video di platform TikTok terkait rencana aksi “Ngamen 22 Juta Koin untuk Hellyana” yang akan dilakukan di PN Pangkalpinang. Aksi itu menjadi sorotan publik dan menuai banyak kritik dari warganet.

Sejumlah kalangan menilai konsep tersebut dapat menimbulkan kegaduhan dan menghambat aktivitas pelayanan publik di wilayah peradilan.

Sebagai informasi, Sekretariat Bersama (Sekber) Babel merupakan wadah kolaborasi berbagai organisasi yang bertujuan menjaga persatuan, menjaga keamanan daerah, serta menyerap aspirasi masyarakat secara kolektif. Beberapa organisasi yang tercatat tergabung di dalamnya antara lain:

  • Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Babel
  • Laskar Merah Putih (LMP) Provinsi Babel
  • TOPAN RI Perwakilan Babel
  • Pemuda Batak Bersatu (PBB) Babel
  • Sejumlah LSM dan OKP lokal lainnya

Sekber mengajak masyarakat tetap menjaga suasana damai dan tidak terprovokasi oleh tindakan yang tidak mencerminkan nilai kebersamaan. Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan tetap saling berkoordinasi demi menjaga keamanan dan kondusivitas Bangka Belitung. (S4F)