PURWOREJO – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Minggu (19/7/2026).
Tidak hanya anggota Satgas TMMD dan warga, sejumlah anak-anak desa juga tampak antusias hadir untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan jalan rabat beton.
Dengan wajah ceria, mereka membantu pekerjaan ringan seperti mengangkut pasir menggunakan arko dan mendukung kelancaran proses pengecoran jalan.
Kehadiran anak-anak tersebut menghadirkan suasana yang lebih hidup sekaligus menjadi penyemangat bagi personel Satgas dan masyarakat yang bergotong royong menyelesaikan pembangunan jalan sepanjang 1.392 meter.
Partisipasi generasi muda ini menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan budaya gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Desa Watuduwur.
Meski tenaga yang mereka berikan tidak seberapa dibandingkan orang dewasa, semangat dan kepedulian mereka menjadi gambaran bahwa pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama.
Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, menyampaikan apresiasi atas antusiasme anak-anak yang turut hadir di lokasi kegiatan.
Menurutnya, keterlibatan mereka menjadi simbol bahwa semangat membangun desa telah tertanam sejak usia dini.
“Kami merasa bangga melihat anak-anak ikut hadir dan memberikan dukungan. Semangat mereka menjadi motivasi bagi seluruh personel Satgas untuk menyelesaikan setiap sasaran TMMD dengan hasil terbaik. Ini juga menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih terpelihara dengan baik di lingkungan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Bagi anak-anak Desa Watuduwur, momen tersebut menjadi pengalaman berharga.
Mereka dapat melihat secara langsung proses pembangunan yang dilakukan secara bergotong royong, sekaligus belajar tentang pentingnya kerja sama, kepedulian, dan rasa memiliki terhadap kemajuan desa.
Diharapkan semangat tersebut terus tumbuh sehingga menjadi bekal bagi generasi muda dalam menjaga dan membangun lingkungan tempat mereka tinggal di masa mendatang.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan