Polres Agam menggelar silaturahmi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam, Kamis (22/10/2026) di Aula Wibisono Polres Agam
LUBUK BASUNG, AGAM, Berita Merdeka Online.Com – Sinergitas Polri dan insan pers diperkuat. Polres Agam menggelar silaturahmi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam, Kamis (22/10/2026) di Aula Wibisono Polres Agam. Kegiatan yang difasilitasi Humas Polres Agam ini berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Dari jajaran Polres Agam, hadir langsung Kapolres Agam AKBP Masnoni, S.I.K., M.M. Beliau didampingi oleh Wakapolres Agam Kompol Irawadi, Kasat Resnarkoba Iptu Irfan Leo Dinara, SH, MH, Kasat Reskrim Iptu Julianto Prasetio, SH, serta Kasi Humas Polres Agam.
Sementara itu, dari unsur PWI Kabupaten Agam hadir sebanyak 15 orang, terdiri dari Penasehat, Ketua PWI Agam Mursyidi, beserta seluruh pengurus.
*Ketua PWI Agam Perkenalkan Struktur dan Harapkan Kemitraan*
Ketua PWI Agam Mursyidi dalam sambutannya memperkenalkan seluruh anggota yang hadir. Ia menjelaskan, wilayah kerja PWI Agam mencakup 10 kecamatan dengan masa kepengurusan 3 tahun.
Mursyidi berharap adanya kemitraan yang nyata dari Polres Agam, berupa pembekalan kehumasan dan saling menunjang kerja masing-masing.
*Penegasan Kapolres: Media adalah Bestie Polisi*
AKBP Masnoni menegaskan, media adalah bestie, mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi edukatif kepada publik.
“Media adalah bestie polisi. Kita punya peran masing-masing, PWI punya struktur yang jelas dan diakui. Di era sekarang, media online bisa terbit lebih cepat dari cetak, yang disukai masyarakat adalah berita viral dan TikTok. Karena itu tugas kita bersama adalah mencerdaskan masyarakat dengan berita yang utuh,” tegas Masnoni.
Kapolres yang berasal dari Palembang itu mengaku penugasan di Agam merupakan pengalaman baru baginya. Sebelum mendapat tugas tersebut, ia bahkan belum pernah berkunjung ke Kota Padang.
“Saya tidak pernah tahu akan ditugaskan di mana. Seperti sekarang, saya bertugas di Agam. Saya asli Palembang, jangankan ke Agam, ke Kota Padang saja sebelumnya saya belum pernah,” ujarnya.
Lulusan Akpol 2005 ini juga mengingatkan agar setiap konten yang dibuat bernilai amal jariyah. Jika ada pemberitaan yang keliru, ia meminta diselesaikan bersama secara musyawarah.
*Usul Posko Terpadu Bencana untuk Agam*
Lebih jauh, Kapolres menyoroti kerawanan bencana di Kabupaten Agam. Dengan personel hanya 329 orang, ia menilai sinergi dengan Pemda, insan pers, dan kearifan lokal Ninik Mamak sangat mutlak.
“Agam rawan bencana. Sebelum terjadi, apa yang kita siapkan? Saya mengusulkan Posko Terpadu. Jika sudah siap, semua langkah ke depan bisa terkoordinir dan terpusat,” ungkapnya.
Masnoni juga memaparkan 8 program prioritas Kapolri yang berorientasi pada kegiatan yang langsung dirasakan masyarakat, seperti bakti kesehatan dan pelayanan humanis.
“Personel kita terbatas. Mari kita bersinergi, Polres, Pemda, dan Ninik Mamak. Sumbar terkenal dengan adatnya, mari kita bangun Agam bersama,” ajaknya.

Acara dilanjutkan dengan sesi masukan dan saran dari beberapa perwakilan PWI Agam, yang berlangsung interaktif dan konstruktif.
Kegiatan kemudian ditutup oleh Kapolres Agam dengan harapan semoga silaturahmi ini menjadi awal kerjasama yang baik dan berkelanjutan antara Polres Agam dengan PWI Agam.(KN)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan