Bengkulu Utara, Beritamerdekaonline.com — Komite Akreditasi Nasional (KAN), pada kesempatan ini melalui Tim Asesor KAN melakukan assesmen laboratorium Unit Pelaksana Teknis (UPT) pada Laboratorium (Lab) Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkulu Utara, Rabu 12 sampai dengan 14 November 2025.

Parpen Siregar, S. TP, M.Si Kepala DLH Bengkulu Utara (BU) kepada media ini menyampaikan kehadiran Tim Asesor dari Komite Akreditasi Nasional dipimpin Evita Boes bersama Puri Wulandari Rahayu ini dalam rangka reakreditasi UPT Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Bengkulu Utara. Ujarnya.

“Masih disampaikan Kepala DLH Kehadiran Tim Asesor KAN merupakan bagian dari pengawasan terhadap Lab Lingkungan milik DLH BU juga bagian dari pembinaan. Karena sebelum di kepemimpinan saya sebelumnya UPT Laboratorium Lingkungan DLH BU, sudah terakreditasi.”

Tim Asesor KAN meninjau Laboratorium Lingkungan DLH Bengkulu Utara dalam proses perpanjangan akreditasi ISO 17025.
Tim Asesor Komite Akreditasi Nasional (KAN) saat melakukan penilaian di Laboratorium Lingkungan DLH Bengkulu Utara dalam rangka perpanjangan akreditasi ISO 17025.

Kita DLH Bengkulu Utara menyambut baik, karna ini sebagai langkah penting untuk meningkatkan kualitas dan juga pelayanan sebagai wujud peningkatan standar pelayanan kepada pengguna jasa. Jelas Parpen Siregar Kepala DLH Bengkulu Utara, Kamis (13/11/2025).

Adapun berdasarkan hasil akreditasi atau perpanjangan dimana Lab UPT DLH BU telah kembali menerima perpanjangan akreditasi dari KAN berdasarkan standar internasional ISO/ICE 17025 untuk lingkup pengujian tertentu, seperti air limbah lindi, air sungai, dan air tanah. Sedangkan parameter yang terakreditasi untuk diuji di UPT Laboratorium Lingkungan meliputi 13 parameter kualitas air.

Tentu kami berharap kehadiran Tim Asesor dalam melakukan asessmen memberikan dampak positif bagi pelayanan UPT Lab Lingkungan dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Juga pentingnya, setelah assesmen berlangsung, UPT Laboratorium Lingkungan DLH BU dapat menerima sampel pengujian dari luar, sehingga berdampak pada peningkatan layanan laboratorium lingkungan Kabupaten Bengkulu Utara. (Yapp)