SEMARANG, Berita Merdeka Online – Sebanyak 650 mahasiswa diwisuda oleh Rektor Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) pada Selasa (14/05/2024) lalu.

Wisudawan tersebut terdiri dari 74 Sarjana dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 50 Sarjana dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 56 Sarjana dari Fakultas Teknik, 58 Sarjana dari Fakultas Pertanian, 55 Sarjana dari Fakultas Farmasi, 119 Sarjana dari Fakultas Agama Islam, 48 Sarjana dari Fakultas Hukum, 18 Sarjana dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 48 Sarjana dari Fakultas Kedokteran, 121 Magister, dan 3 Doktor.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unwahas, Andi Purwono, menyebutkan bahwa jumlah lulusan Unwahas saat ini telah mencapai 19.807 orang yang tersebar di berbagai penjuru dunia.

“Lulusan sebanyak itu terdiri dari 15.201 S1, 1.664 S2, 8 S3, 1.377 Apoteker, 78 Dokter, 1.006 D2 & D3, dan 473 Program Akta IV,” ungkapnya.

Andi Purwono juga menyebutkan bahwa para lulusan Unwahas kini berprofesi di berbagai bidang seperti guru, dosen, PNS, apoteker, dokter, pengusaha, pengacara, politisi, dan lain-lain.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VI Jawa Tengah, Bhimo Widyo Andoko, menyatakan komitmennya untuk mendorong Unwahas menjadi perguruan tinggi yang unggul. “Unwahas akan terus kami dorong menjadi unggul. Kami berharap para wisudawan bisa berinovasi di dunia luar,” ungkapnya.

Bhimo juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi untuk mempermudah pekerjaan para wisudawan. “Karena teknologi akan menghilangkan jarak dan mempermudah akses informasi, penting bagi kita untuk menyaring informasi dengan bijak,” tambahnya.

Koordinator Kopertais Wilayah X Jawa Tengah, Nizar Ali, juga hadir dan memberikan pesan kepada wisudawan untuk terus berkontribusi kepada masyarakat. “Jadilah alumni Unwahas yang terpelajar dan memberikan kontribusi besar kepada masyarakat, sesuai bidang masing-masing,” katanya.

Nizar juga berpesan agar para alumni terus menjaga nama baik almamater mereka. “Jaga almamater anda, jangan melupakan Unwahas. Menjadi pegawai negeri bukan satu-satunya pilihan; anda semua bisa berkiprah di berbagai bidang,” tuturnya.

Pada tahun ini, Unwahas membuka program studi baru yaitu Magister Ilmu Hukum, Magister Ilmu Politik, dan Magister Manajemen, yang diharapkan dapat mendukung pencapaian akreditasi unggul pada tahun 2025. Ketua Umum Yayasan Wahid Hasyim Semarang, Noor Achmad, menyampaikan bahwa pembukaan program-program baru ini merupakan salah satu upaya Unwahas dalam mempersiapkan pendidikan yang lebih baik.

“Kami akan terus mempersiapkan pendidikan yang baik untuk menunjang akreditasi institusi 2025, salah satunya dengan membuka tiga program magister baru,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Noor Achmad juga berpesan kepada wisudawan untuk terus menjaga nama baik almamater dimanapun berada. “Selain itu, kami telah melakukan re-akreditasi untuk beberapa fakultas seperti Kedokteran dan Farmasi. Jika hasilnya baik atau bahkan unggul, maka alumninya juga harus menjaga nama baik almamaternya agar semuanya sejalan,” pungkasnya.

Unwahas juga memberikan penghargaan kepada wisudawan berprestasi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di masing-masing fakultas, di antaranya Duwi Miyanto (S-3 Pendidikan Agama Islam) dengan IPK 3,75, Fila Elkaria (S-1 Akuntansi/Fakultas Ekonomi dan Bisnis) dengan IPK 3,82, Ulfi Priandini (S-1 Ilmu Hubungan Internasional/Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) dengan IPK 3,91.

Kemudian Latifatul Masruroh (S-1 Teknik Informatika/Fakultas Teknik) dengan IPK 3,76, Kuni Ubaidah Sa’adah (S-Agribisnis/Fakultas Pertanian) dengan IPK 3,92, Tania Zalzabila (S-1 Farmasi/Fakultas Farmasi) dengan IPK 3,46, Suti Muarifah (S-1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah/Fakultas Agama Islam) dengan IPK 3,76, Vina Arzika Humaida (S-1 Ilmu Hukum/Fakultas Hukum) dengan IPK 3,88, Rendi Ardiansyah (S-1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi/Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) dengan IPK 3,74, dan Lintang Bekinda (S-1 Kedokteran/Fakultas Kedokteran) dengan IPK 3,7. (day)