JAMBI, BERITA MERDEKA Online – Dari ribuan mahasiswa korban perdagangan orang dengan modus magang di jerman, 106 orang diantaranya merupakan mahasiswa asal Universitas jambi/UNJA.

Enam orang diantaranya sudah kembali dan menjalani pemeriksa’an di mapolda jambi, sedangkan 87 orang lainnya masih berada di jerman.

Direktorat kriminal umum polda jambi, kombes pol. Andri Ananta Yudistira menyatakan, sebanyak 106 orang mahasiswa asal jambi menjadi korban tindak perdagangan orang di jerman yang diungkap bareskrim mabes polri beberapa waktu lalu.

Semua korban merupakan mahasiswa universitas jambi atau unja, diantaranya 93 orang mahasiswa berangkat dan menjalani magang di jerman, sementara 13 orang lagi belum berangkat masih melengkapi berkas atau adminitrasi.

Namun dari 93 mahasiswa ini 6 orang sudah pulang kembali ke Jambi, hasil penyelidikan ke 6 enam mahasiswa maupun mahasiswa yang belum berangkat, mereka merupakan korban perdagangan orangdengan modus magang, namun dipekerjakan dan diupah diantara 100 sampai 200 UERO. Saat ini 87 orang mahasiswa lain masih berada di negara jerman.

“Ya direncanakan dalam waktu dekat ini penyidik direktorat kriminal umum polda jambi juga akan memeriksa pihak universitas atau akademik guna dimintai keterangan maupun mendalami penyelidikan terkait kasus ini,” kata Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira Direktur Reserse kriminal umum Polda Jambi menerangkan, Kamis (27/3/2024).

Penulis : Moh Basori.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.