SEMARANG, Berita Merdeka Online – Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) kembali melahirkan tenaga medis profesional melalui Pengambilan Sumpah Dokter ke-15 Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran Kampus II Unwahas, Selasa (12/5/2026).

Sebanyak 29 lulusan Program Studi Profesi Dokter resmi mengucapkan sumpah dokter dalam prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh rasa bangga.

Prosesi ini dipimpin langsung oleh Dewan Sidang yang terdiri dari Rektor Unwahas, Dekan Fakultas Kedokteran, serta Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran.

Momentum tersebut menjadi langkah awal bagi para dokter baru untuk memasuki dunia pengabdian sebagai tenaga kesehatan profesional yang siap melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

Acara ini turut dihadiri jajaran pimpinan universitas, pimpinan fakultas, mitra rumah sakit pendidikan, organisasi profesi, dosen, tenaga kependidikan, orang tua lulusan, serta para tamu undangan lainnya.

Suasana haru terlihat saat para dokter baru mengucapkan sumpah profesi sebagai bentuk komitmen untuk menjunjung tinggi etika kedokteran, profesionalisme, serta nilai-nilai kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Rektor Unwahas dalam sambutannya menegaskan bahwa sumpah dokter bukan hanya seremoni akademik, tetapi merupakan awal perjalanan panjang dalam mengabdi kepada masyarakat dan kemanusiaan.

Menurutnya, para dokter baru harus mampu menjalankan amanah profesi dengan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, integritas, serta hati nurani yang kuat.

“Tantangan dunia kedokteran saat ini semakin kompleks di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat. Namun kami yakin lulusan dokter Unwahas mampu menjawab tantangan tersebut dengan profesionalisme, integritas, dan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang telah ditanamkan selama proses pendidikan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan seorang dokter tidak hanya diukur dari kemampuan medis dalam menyembuhkan pasien, tetapi juga dari ketulusan dalam melayani dan kepedulian terhadap masyarakat.

Para lulusan diminta terus meningkatkan kompetensi, berinovasi, serta menjaga etika profesi dalam setiap langkah pengabdiannya.

Dalam kesempatan itu, Rektor turut menyampaikan perkembangan Unwahas yang terus menunjukkan kemajuan signifikan. Saat ini Unwahas memiliki 9 fakultas dan 27 program studi yang tersebar di dua kampus.

Pada tahun 2026, Unwahas juga membuka dua program studi baru, yakni Program Studi Teknik Pertambangan dan Program Studi Fisioterapi sebagai bagian dari komitmen pengembangan institusi dan peningkatan mutu pendidikan tinggi.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Unwahas menyampaikan apresiasi kepada seluruh lulusan atas perjuangan, kerja keras, dan dedikasi selama menempuh pendidikan profesi dokter.

Ia menegaskan bahwa Fakultas Kedokteran Unwahas akan terus berkomitmen mencetak dokter yang unggul, kompeten, berdaya saing, dan memiliki karakter kuat dalam pengabdian.

Pada prosesi tersebut, penghargaan lulusan terbaik diraih oleh dr. Parindra Wira Yudhoyono dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,71.

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata dari kerja keras, disiplin, dan dedikasi tinggi selama menjalani pendidikan di Fakultas Kedokteran Unwahas.

Dengan mengusung semangat “Membentuk Karakter, Membangun Negeri”, Fakultas Kedokteran Unwahas berharap para dokter baru mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta membawa nama baik almamater di tingkat nasional maupun internasional. (liem)