Bener Meriah, Berita Merdeka Online – Bakal pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bener Meriah sepakat menandatangani Surat Pernyataan Bersedia Menjalankan Butir-butir MoU Helsinki dan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh serta Peraturan Pelaksanaannya.
Penandatanganan surat pernyataan itu disaksikan Ketua dan anggota DPRK Bener Meriah, Panwaslih, dan KIP Bener Meriah. Acara itu berlangsung di Ruang sidang DPRK Bener Meriah, Jum’at (6/9/2024).
Dalam pembukaan penandatanganan surat pernyataan MoU Helsinki dan UUPA, Ketua DPR-K Bener Meriah Mohd. Saleh.S.E mengatakan, baru kali ini penandatanganan Surat pernyataan yang digunakan untuk Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati di hadapan Lembaga DPR-K Bener Meriah.
Lanjut harapan Mohd. Saleh Selaku Ketua DPRK Bener Meriah kepada penyelenggara pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) agar terlaksana pilkada lancar dan damai.
Ketua KIP Bener Meriah Khairul Akhyar juga mengatakan, penandatanganan surat pernyataan yang dilakukan oleh bakal paslon sebagai bukti pemenuhan syarat bakal calon Bupati dan Wakil Bupati sebagai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf e Qanun Aceh Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota.
Lebih Lanjut Khairul akhyar menyebutkan, ke empat bakal paslon Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah berhadir pada saat penandatanganan surat pernyataan tersebut.
“Ke empat bakal paslon hadir pada saat penandatanganan surat pernyataan, baik itu pasangan Dailami – Kamaruddin (DAKAR), Tagore – Armia (TagAr), Mohd. amin – Ridwan MT (AmRi) dan paslon Edi Sariman Usman – Rais Abidin (ERA). Alhamdulillah, suana tadi itu penuh kekeluargaan,” kata ketua KIP Bener Meriah.
Hal-hal di atas merupakan bentuk keistimewaan pelaksanaan Pilkada di Aceh selaku daerah istimewa. (Suyadi)



Tinggalkan Balasan