Disusun oleh: Oktavia Nuraini (Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi Negara, Universitas Indonesia)
Kepemimpinan merupakan bagian penting dari sebuah organisasi. Tanpa adanya seorang pemimpin, sebuah organisasi tidak dapat mengetahui tujuan apa yang ingin dicapai dan bagaimana hal itu akan dicapai. Berhasil atau tidaknya suatu organisasi atau negara dapat bergantung pada kepemimpinan yang dibutuhkan oleh organisasi atau negara tersebut. Kebanyakan orang pernah mendengar kata kepemimpinan, namun tidak banyak yang bisa mengungkapkannya dengan jelas. Kepemimpinan adalah proses dimana seseorang atau kelompok berusaha untuk mempengaruhi peran dan sikap orang lain menuju hasil yang diinginkan. Pengaruh adalah inti dari kepemimpinan. Agar seseorang menjadi pemimpin yang efektif, mereka harus mampu mempengaruhi orang lain untuk memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya. Mempelajari konsep kepemimpinan Indonesia tidak terlepas dari pembahasan kepemimpinan dalam pendidikan karena merupakan salah satu sektor terpenting di Indonesia.
Tugas pokok seorang pemimpin dengan tepat mengenali fungsi sebagai tugas utama kepemimpinan berupa pembekalan, pengelompokan, pengajaran, pendidikan, pengajaran, dan lain-lain yang dengan mudah membimbing bawahan untuk mengikuti jejak pemimpin untuk mencapai tujuan organisasi. Pemimpin perlu mengembangkan rencana yang komprehensif untuk diri mereka sendiri sebagai orang yang bertanggung jawab untuk mencapai tujuan organisasi dan bisnis mereka. Ini memastikan bahwa proses kerja dapat berlanjut ke arah yang diinginkan tanpa kegagalan atau penyimpangan yang merugikan. Hal ini dikarenakan pemimpin harus peka terhadap perkembangan situasi internal dan eksternal dalam organisasi agar dapat mengenali besarnya hambatan yang terjadi.
Pendekatan sifat adalah sistem sifat atau faktor yang saling terkait seperti keterampilan, minat, sikap, dan temperamen. Pendekatan sifat Shertzer & Stone adalah untuk membantu individu memajukan pemahaman diri dan manajemen mereka dengan membantu mereka menilai kekuatan dan kelemahan mereka dalam kaitannya dengan perubahan tujuan bisnis. Senada dengan itu, Williamson mengatakan tujuan dari pendekatan ini adalah untuk mendukung perkembangan kesempurnaan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Pendekatan behavioral adalah pendekatan yang menekankan pada aspek kognitif individu dan menyediakan berbagai cara yang berorientasi pada perilaku untuk mengambil langkah-langkah yang jelas untuk mengubah perilaku. Teori kepemimpinan situasional adalah pendekatan kepemimpinan yang menyatakan bahwa para pemimpin memahami perilaku mereka, karakteristik bawahan mereka, dan keadaan mereka sebelum mengadopsi gaya kepemimpinan tertentu. Pendekatan ini menuntut manajer untuk memiliki keterampilan diagnostik yang berkaitan dengan perilaku manusia.
Kepemimpinan adalah proses berkelanjutan dimana pencapaian suatu tujuan adalah awal dari tujuan baru. Definisi arti kepemimpinan sebagai kemampuan untuk mempengaruhi seorang individu atau sekelompok orang untuk mencapai suatu visi atau tujuan. Seperti halnya organisasi formal, efek ini dapat bersifat formal yang diberikan oleh para pemimpin dalam posisi dalam organisasi dan harus diikuti oleh bawahan. Kepemimpinan tidak dapat dipatahkan dan tidak bergantung pada ambisi. Para pemimpin selalu dimotivasi secara sukarela untuk tidak mencapai ambisi tertentu, dan kepemimpinan Nadiem Makarim ini tentu dibuktikan dengan startup-nya Gojek. Saat ini, Nadiem menghadapi masa yang lebih besar, yakni Indonesia. Nadiem Makarim adalah seorang pengusaha yang terpilih menjadi Menteri Pendidikan oleh Presiden Joko Widodo.
Pengangkatan Nadiem sempat menarik perhatian berbagai kalangan yang mempertanyakan kesesuaian kemampuan Nadiem sebagai Mendikbud, padahal permasalahan di dunia pendidikan sangatlah kompleks. Apalagi dunia bisnis teknologi tempat Nadim dulu bekerja sangat berbeda dengan dunia pendidikan. Nampaknya Nadim mengambil alih kemudi dan beralih dari pengusaha teknologi digital menjadi birokrasi pemerintah. Sejak ia menjabat, ada banyak perdebatan tentang keterampilannya dan apakah Nadim dapat menjalankan kendali pemerintah untuk kepentingan rakyat. Rekam jejak dan relevansinya. Dalam posisinya saat ini, itu juga mendorong banyak pertanyaan kepada kepemimpinan Nadiem. Jokowi mengklarifikasi alasan menyerahkan kompleks dinas pendidikan kepada Nadim. Menurut Jokowi, karir Nadiem sebagai pendiri startup Gojek sudah cukup untuk menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Bisa dilihat sampai saat ini dalam kepemimpinan Nadiem Makarim yang memberikan perubahan besar yang baik dalam dunia pendidikan Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian lingkungan yang terjadi sehingga dalam hal ini, kepemimpinan yang dianut oleh Nadiem Makarim telah memberikan hasil yang terbaik bagi dunia pendidikan di Indonesia.
Sumber
WM. (2021). Nadiem : Dunia Pendidikan Butuh Pemimpin Transformasional. Beritasatu.com
https://www.beritasatu.com/nasional/855073/nadiem-dunia-pendidikan-butuh-pemimpin-transformasional
Prasetya, A. E.. (2021). Dari Ojek Online ke Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
https://www.researchgate.net/profile/Andika-Prasetya-2/publication/352399211_DARI_OJEK_ONLINE_KE_PENDIDIKAN/links/60c8454a299bf108abd97bb7/DARI-OJEK-ONLINE-KE-PENDIDIKAN.pdf
Wijaya, K. E., dkk. (2015). Pendekatan Situasional Terhadap Perilaku Pemimpin. Universitas Brawijaya.
http://herususilofia.lecture.ub.ac.id/files/2015/10/KEPEMIMPINAN-SITUASIONAL.pdf
Afandi, M. ((2008). Teori Trait dan Factor. UIN Suska Riau.
https://www.researchgate.net/publication/335605746_TEORI_TRAIT_DAN_FACTOR_Analisis_dalam_Layanan_Bimbingan_Konseling
https://www.academia.edu/50118706/Gaya_Kepemimpinan_Menteri_Pendidikan
http://repository.radenfatah.ac.id/5386/3/BAB%20II.pdf




Tinggalkan Balasan