Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Ita Yunita, A.Ma., S.H. resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Provinsi Bengkulu periode 2026–2031 hasil musyawarah wilayah (Muswil). Setelah mendapatkan amanah untuk memimpin organisasi perempuan tersebut selama lima tahun ke depan, Ita Yunita langsung memaparkan sejumlah program kerja prioritas yang akan menjadi fokus kepengurusannya.

Ketua DPW Perempuan Bangsa Provinsi Bengkulu terpilih Ita Yunita, A.Ma., S.H.

Menurut Ita Yunita, langkah pertama yang akan dilakukan adalah memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat kabupaten melalui pembentukan dan pelengkapan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang belum terbentuk.

“Program prioritas kami adalah membentuk dan melengkapi kepengurusan DPC Perempuan Bangsa di seluruh kabupaten yang masih belum terbentuk. Tujuannya agar struktur organisasi semakin kuat dan merata, sekaligus menjadi wadah untuk merekrut serta mencetak kader perempuan yang ideologis, kompeten, dan siap mengabdi kepada masyarakat,” ujar Ita Yunita, di aula Hotel Latansa Bengkulu, Sabtu (06/6/2026).

Selain penguatan organisasi, pihaknya juga akan menggelar berbagai kegiatan sosial dan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami akan menyelenggarakan senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, hingga sunatan massal. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Perempuan Bangsa terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dalam menjalankan program organisasi, Ita Yunita menegaskan pentingnya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kalangan media dan jurnalis.

“Kami membuka ruang kerja sama yang luas dengan berbagai lembaga, organisasi masyarakat, asosiasi media, dan jurnalis. Sinergi ini penting untuk mendukung program-program organisasi agar dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih besar,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam kehidupan demokrasi, DPW Perempuan Bangsa Bengkulu juga akan mengadakan seminar pendidikan politik perempuan.

“Perempuan harus memiliki pemahaman politik yang baik. Karena itu, kami akan menggelar seminar pendidikan politik perempuan agar semakin banyak perempuan yang berani tampil, berpartisipasi, dan mengambil peran dalam pembangunan daerah,” jelas Ita.

Selain itu, pelantikan kepengurusan DPW Perempuan Bangsa Bengkulu akan dibarengi dengan kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi seluruh pengurus.

“Kami ingin seluruh pengurus memiliki kapasitas dan kompetensi yang baik dalam menjalankan roda organisasi. Oleh karena itu, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus utama kami,” ujarnya.

Di bidang sosial, Ita Yunita juga berencana melakukan kunjungan ke Yayasan Pijar Qalisya yang membina penyandang disabilitas serta menjalankan program pemberdayaan ekonomi perempuan.

“Kami ingin hadir dan memberikan dukungan kepada saudara-saudara penyandang disabilitas. Bersamaan dengan itu, kami juga akan mendorong program pemberdayaan ekonomi perempuan agar semakin banyak perempuan yang mandiri secara ekonomi,” katanya.

Lebih lanjut, DPW Perempuan Bangsa Bengkulu akan menjalankan program advokasi sosial, perlindungan anak, dan kesehatan, serta melakukan kunjungan ke lembaga kesejahteraan sosial lanjut usia.

“Perempuan Bangsa harus hadir di tengah masyarakat. Kami akan memperkuat advokasi sosial, perlindungan anak, kesehatan, serta memberikan perhatian kepada para lanjut usia melalui berbagai kegiatan kemanusiaan dan sosial,” tegas Ita Yunita.

Ia berharap seluruh program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik melalui dukungan seluruh kader dan kerja sama berbagai pihak.

“Saya mengajak seluruh kader Perempuan Bangsa di Bengkulu untuk bersama-sama membangun organisasi yang kuat, bermanfaat, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah,” tutupnya.