Aceh Tenggara – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara(agara) sudah mempersiapkan kontingen PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) untuk diberangkatkan ke Kabupaten Aceh Tamiang dalam rangka kegiatan Hari Aksara Internasional (HAI) yang akan diselenggarakan pertengahan bulan Oktober mendatang. 

Kegiatan Pra-HAI itu dilaksanakan pada Kamis (20/9) di gedung P3G diadakan untuk menyeleksi produk-produk kreativitas bermutu yang di produksi oleh 12 PKBM se- Agara, untuk ditampilkan di stand ajang bergengsi tersebut. 

Melalui kegiatan tersebut, Hasil Pendidikan vokasional PKBM terhadap warga belajarnya diharapkan mampu menghasilkan produk yang bisa menjadi sumber peningkatan ekonomi masyarakat.  Ujar Sutri Nazar, S. Pd, M. Si selaku Kabid PAUD dan Dikmas (Pendidikan Masyarakat) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara kepada wartawan pada kamis 19/09/2019.

Sebanyak 12 PKBM turut menampilkan produk-produk terbaiknya di acara Pra-HAI tersebut. Adapun 12 PKBM tersebut terdiri dari 11 PKBM Swasta yang mana dikelola langsung oleh masyarakat dan 1 PKBM Negeri yang dikelola oleh Pemda Agara Sendiri.

12 PKBM tersebut yakni PKBM Latansa  Desa Trutung Megara Bakhu Kecamatan Lawe Sumur menampilkan produk Pansel dari bahan rotan, PKBM Darul Hasanah Desa tujung Kecamatan Darul Hasanah menampilkan produk Gula Aren, Gambir dan Jala, PKBM Yayasan Tunas baru Desa Bambel Baru Kecamatan Bukit Tusam menampilkan keranjang bekas limbah melalui botol plastik minuman.

Berikutnya kedua belas PKBM tersebut beserta produk-produk andalan mereka.

PKBM Pancasila Desa Darul Makmur Kecamatan Darul Hasanah menampilkan anyaman dari bambu, keranjang hias dan tas daur ulang dari sachet bungkus kopi.

PKBM Harapan Bangsa Desa Semadam Kecamatan Semadam menampilkan pakaian adat alas lengkap dengan aksesorisnya.

PKBM Tuah Bersama Desa Pasir Gala Kecamatan Lawe Bulan menampilkan tata boga dan kerajinan tangan dari bahan batok kelapa.

PKBM Nusantara Desa Tanah Baru Kecamatan Lawe Sigala menampilkan kerajinan tata boga.

PKBM Bakti Sosial Desa Lawe Kinga  Kecamatan Semadam menampilkan kerajinan Bunga Sumbu, Wajit dan Ombus-ombus.

PKBM Desa Kumbang Indah Kecamatan Badar menampilkan Tumpi, Dompet anyaman, cimpe (makanan khas suku Alas), Puket Teritip (Pulut Suku Alas), kripik pedas, tikar dan sumpit anyaman daun pandan.

PKBM Rahayau Desa Batu Mbulan Kecamatan Babussalam menampilkan Tikar anyaman daun pandan, gula aren dan kampil.

PKBM Harapan Desa Prapat Hilir Kecamatan Babussalam menampilkan Lesung, Kampil, Sumpit, tas tali, gula semut, gula aren, tikar anyaman daun pandan dan amak cale.

PKBM Tunas baru Desa Bambel Baru Kecamatan Bukit Tusam menampilkan kerajinan keranjang bekas limbah botol kemasan air minum.

PKBM Darul Hasanah Desa Ujung Baru Kecamatan Darul Hasanah menampilkan Gula Aren, Gambir dan jala.

yang terakhir ialah PKBM Latansa Desa Trutung Megara Baru Kecamatan Lawe Sumur menampilkan Pansel Bahan rotan.

Dari banyaknya produk-produk tersebut akan diseleksi 10 produk terbaik yang akan ditampilkan pada Stan HAI aceh tenggara

Setelah kegiatan tersebut berakhir Sutri mengaku akan melakukan kerjasama dengan pihak rumah kreatif BNI Aceh Tenggara supaya dipasarkan di lembaga tersebut. 

Target pasar yang ingin dicapai oleh sutri ialah wisata asing dan lokal untuk memebeli produk kreativitas PKBM Se Aceh Tenggara.

Sutri berharap dengan diadakannya kegiatan ini mampu memenangkan lomba stand HAI Provisni Aceh dan akan ingin mengikuti HAI secara nasional dan bisa menekan jumlah pengangguran serta meningkatkan perekonomian di Agara. Bahkan menurutnya ini salah satu cara untuk mempromosikan Negeri Sepakat Segenep dan Tanoh Alas Metuah ini. (basri)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.