Aceh timur – Dinas perindustrian ketenagakerjaan dan transmigrasi Kabupaten Aceh Timur fokus kepada pelaku usaha Industri Kecil Menengah(IKM), karena selama ini kurang nya perhatian untuk pelaku usaha di kalangan industri menengah sehingga produksi hasil kerajinan sulit di pasarkan baik didomestik maupun internasional, padahal mutu dan qualitas nya tidak kalah saing dengan produk impor, ​Hal ini di akui oleh kepala dinas Perindustrian, ketenagakerjaan dan transmigrasi Aceh timur, Zulbahri. jumat, 01/11 kepada wartawan Media Beritamerdekaonline.com


Selama ini industri kecil Menengah (IKM) di aceh timur kaku dan butuh pembinaan dan pelatihan kepada pelaku usaha IKM seperti Usaha industri kecil Menengah industri tempe, industri rumahan produksi keripik industri pengelohan ikan dan budi daya madu linot yang sekarang lagi booming di kalangan masyarakat Aceh Timur sementara untuk kerajinan industri anyaman dan tenun menjadi favorit di kabupaten Aceh timur sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, menurut zulbahri selama ini kita sudah melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat di aceh timur tentang aturan Dan ijin pelaku usaha mikro untuk melengkapi ijin usaha dan mengurus ijin dari BPOM, MUI dan hak Paten guna menghindari pemalsuan dan pembajakan demikian jelas zulbahri pernah memegang komando Praja wibawa Kabupaten Aceh Timur. (Mr)



Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.