Aceh Tenggara – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Anti Korupsi Alas Generasi (Lsm Gakag) Aceh Tenggara (Agara) menyeroti kinerja Kabid Dikdas pada Dinas Disdikbud agara.

pasalnya, tak mampu bekerja di bagian kabid Dikdas namun tetap dipertahankan oleh pemerintah daerah, kata Arafik Beruh Ketua Lsm Gakag jum’at 1/11/2019 pada media ini.

Arafik menambahkan, menurut imformasi saya dengar bahwa Kabid Dikdas itu merupakan adik kandung  wakil Bupati Bukhari agara, mentang mentang adik nomor 2 di agara sesuka hati bekerja di bidangnya, saya menduga Kabid tersebut tidak mampu bekerja, hal tersebut kita lihat dari kinerjanya. kata Arafik

Ironisnya Arafik menjelaskan, sejak kepemimpinan Kabid Dikdas itu ada beberapa sekolah SD yang sudah tutup, salah satunya SD Nageri Mbatu Bulan kecamatan Babussalam agara, untuk kemajuan di bidang pendidikan tingkat dasar saja sudah jauh merosot dan terpuruk, apalagi peningkatan mutu pendidikan jauh menurun, untuk itu saya minta kepada pemerintah daerah untuk meletakan jabatan itu sesuaikan dengan kemampuannya ,jangan mentang mentang adik kandung wakil Bupati di berikan jabatan tidak melihat kemampuanya, saya menduga nepotisme tetap dilestarikan hanya untuk kepentingan, untuk kualitas pendidikan diabaikan saja, pungkas Arafik Beruh.

Sementara itu, Ketua DPRK agara Denny Febrian Roza juga mengatakan pada wartawan pada bulan lalu di kantor PWI setempat, saya berharap kepada kawan kawan jurnalis sama sama kita mengawasi dan menggingatkan kinerja pemerintahan serta kinerja DPR, dengan arti kata untuk kepentingan masyarakat banyak, kata Denny

Lanjut Denny, sekarang ini mutu pendidikan di daerah ini sangat menurun dan ada beberapa sekolah negeri saat ini tutup, kita lihat sekarang ini sekolah sekolah swasta muridnya penuh, kebanyakan sekarang ini orang tua mendaftarkan anaknya sekolah swasta, karena kualitas pendidikan di sekolah swasta itu sangat maju, sebut Denny

Pun demikian ketika dikomfirmasi kepala dinas Disdikbud agara melalui via hap juma’at 1/11/2019 mengatakan didalam satu wilayah itu ada tiga sekolah, bukan dengan arti kata pendidikan menurun, terkait sekolah SD yang tutup itu, saya tidak tau sebelum saya duduk jadi kepala dinas sepegetahuan saya sekolah itu suduh tutup, namun saya setiap hari ada laporan baik kepada bupati dan sekda kemaren juga saya sudah laporkan kepada pimpinan (Hasan/BM)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.