Beritamerdekaonline.com, Singkawang — Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kunjungi Kota Singkawang Kalimantan barat lakukan kaji banding bersama Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Jum’at (25/11/2022)

Ketua FPK Kobar, H. Bambang Suherman yang bertepatan juga menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Bersama Kepala Badan Kesbangpo l(Kaban) Drs. H. Edie Faganti memimpin langsung rombongan FPK kabupaten Kobar dan juga FPK tingkat kecamatan yang bertujuan agar dapat mengadopsi ilmu dan menerapkan serta meningkatkan rasa toleransi di daerah tempat domisilinya.

Bambang kepada awak media ini mengatakan, “kami melakukan Kaji Banding dari FPK kobar ke kota singkawang, ucapnya.

Dan apa yang kami dapat dari kota singkawang memang Apresiasi sesuai dengan hasil Surfei dan hasil penilaian setara institut bahwa kota singkawang adalah salah satu kota di indonesia dengan indeks kota toleransi tertinggi dengan nilai 6,48.

Oleh karena itu,kami bersama seluruh rekan-rekan anggota FPK kabupaten dan kecamatan di dampingi dinas terkait dalam hal ini Kesbangpol mengadakan Kaji Banding ke kota singkawang.

Dia mengatakan,Beberapa hal yang kami dapat tingkat kerukunan yang luar biasa.Disingkawang ada 19 suku dan sama sekali tidak ada perbedaan dengan selogan”Ber Beda-Beda Tapi Tidak Mau Di Bedakan” inilah yang menjadi rujukan dan mudah-mudahan kami bisa membawa oleh-oleh dari singkawang untuk di implementasikan dan di sosialisasikan di kobar.

Kita ketahui bahwa Negara indonesia adalah Negara Keragaman Bhinneka Tunggal Ika,namun perlu kita pupuk bersama agar indonesia dibawah naungan pancasila Bhinneka Tunggal Ika NKRI UUD 1945 selalu utuh sepanjang masa.

Oleh karena itu kota singkawang sampai saat ini dengan kondisi kotanya mayoritas Tiong hoa, Melayu, Madura, Dayak, Batak dan masih banyak suku lain nya dan semua sangat Rukun.

Dengan demikian kita berharap kobar yang kita Cintai juga selalu Rukun dan selalu kondusip masyarakatnya tenang, Aman dan Guyup serta Aparatur Negaranya kompak, Solid dan Istoqomah, sambung nya.

Dia menambahakan, Saya berharap selaku ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kobar menginginkan kepada selurah rekan-rekan anggota mari kita berbuat yang terbaik sesuai dengan kapasitas, sesuai dengan kemampuan,sesuai dengan keahlian dilingkungannya masing-masing.

Insyaallah apabila setiap hari kita berbuat baik sekecil apapun kalau memang kita kumpulkan dan kita bangun akan menjadi besar.

Saya berharap kobar nantinya akan menjadi rujukan untuk di kalimantan tengah yang menjadi kota dengan indeks kota Toleransi tertinggi.

Harapan kami kepada pemerintah daerah bersama-sama dengan DPRD, mari bangun sinergritas agar kesbangpol untuk di suport dari segi anggaran karena omongkosong imposibel jika suatu pembangunan dilaksanakan infrastruktur sumberdaya manusia (SDM) kalau tidak kondusif.

Kita ketahui kobar dari beberapa suku yang ada,baik itu Dayak,Melayu, Banjar,jawa,Batak,Toraja,Bali,Madura dan lainnya, mari kita sama-sama untuk bahu-membahu,rukun untuk menciptakan kondusif.

Karena sebentar lagi kita tau bahwa kita akan mengadakan pesta demokrasi di tahun 2024, kita ber beda-beda tapi jangan sampai kita dibedakan, tegas ketua FPK Kobar. (Ronny)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.