Sat Resnarkoba Polres Padang Panjang Edukasi Pelajar SMPN 6 tentang Bahaya Narkoba

Padang Panjang (Sumbar), Berita Merdeka Online — Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Padang Panjang mengintensifkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar melalui penyuluhan di SMP Negeri 6 Kota Padang Panjang, Rabu (15/7/2026). Edukasi tersebut menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkoba sejak usia sekolah.

Penyuluhan yang berlangsung di aula sekolah mulai pukul 10.00 WIB itu dipandu personel Sat Resnarkoba, IPDA Redo Wilandov, S.H., bersama AIPDA Regor. Ratusan siswa mengikuti kegiatan yang membahas berbagai aspek penyalahgunaan narkotika, mulai dari jenis-jenis narkoba, dampaknya terhadap kesehatan fisik dan mental, ancaman terhadap masa depan, hingga konsekuensi hukum bagi penyalahguna maupun pelaku peredaran gelap.

Kepala Seksi Humas Polres Padang Panjang IPTU Junaidi, S.H., mengatakan, kalangan remaja merupakan kelompok yang rentan menjadi sasaran penyalahgunaan narkotika. Karena itu, pendidikan mengenai bahaya narkoba dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat daya tangkal para pelajar.

“Melalui kegiatan ini, Polres Padang Panjang ingin membekali para pelajar dengan pengetahuan yang benar mengenai bahaya narkoba sehingga mereka mampu melindungi diri dari pengaruh negatif tersebut,” kata IPTU Junaidi dalam keterangannya kepada media ini, Kamis (16/7/2026).

Selain penyampaian materi, para siswa diajak berani menolak setiap ajakan menggunakan narkoba. Mereka juga didorong segera melaporkan kepada guru atau aparat kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.

Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai risiko penyalahgunaan narkoba serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari.

Kasat Resnarkoba Polres Padang Panjang IPTU Rahmad Deddy, S.H., mengatakan kegiatan edukasi di sekolah akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari strategi pencegahan yang mengutamakan pendekatan persuasif dan pembinaan kepada generasi muda.

“Ini merupakan bagian dari komitmen Polres Padang Panjang dalam melaksanakan langkah preventif melalui edukasi kepada kalangan pelajar guna menciptakan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujar IPTU Rahmad Deddy.

Melalui penyuluhan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Padang Panjang berharap para pelajar tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga mampu menjadi agen pencegahan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

(Charles Nasution)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.