JATENG, Beritamerdekaonline.com – Gubernur Ganjar Pranowo mengumumkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Jawa Tengah tahun 2023. UMK tertinggi tercatat dari Kota Semarang sebesar Rp 3.060.350,57.
Ganjar mengatakan Penetapan UMK ini mendasari Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI No. 18 tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.
“Penetapan UMK memperhatikan inflasi provinsi, pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota serta nilai alfa,” kata Ganjar dalam konferensi pers saat kunjungan kerja ke Kabupaten Pati, Rabu (7/12/2022).
Nilai alfa merupakan wujud indeks tertentu yang menggambarkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai tertentu dalam rentang tertentu yaitu 0,10 sampai dengan 0,30.
“Penentuan nilai alfa harus mempertimbangkan produktivitas dan perluasan kesempatan kerja. Data yang digunakan dalam penghitungan penyesuaian nilai upah minimum menggunakan data yang bersumber dari lembaga yang berwenang di bidang statistik yaitu Badan Pusat Statistik,” ujarnya.
Adapun UMK terendah sebesar Rp1.958.169,69 yaitu Kabupaten Banjarnegara. Di mana Kabupaten Banjarnegara menggunakan upah minimum provinsi karena hasil perhitungan UMK di bawah Upah Minimum Provinsi Tahun 2023.
“Prosentase kenaikan terendah sebesar 6,4% di Kabupaten Kudus karena pertumbuhan ekonomi pada angka negatif sehingga sesuai ketentuan kenaikan sebesar inflasi. Untuk prosentase kenaikan tertinggi 7,95% di Kota Semarang,” tutur Ganjar.
Berikut daftar lengkap UMK untuk 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah tahun 2023:
1. Kabupaten Cilacap Rp 2.383.090,46. Naik Rp 152.358,96
2. Kabupaten Banyumas Rp 2.118.123,64. Naik Rp 134.861,80
3. Kabupaten Purbalingga Rp 2.130.980,94. Naik Rp 134.166,00
4. Kabupaten Kebumen Rp 2.035.890,04. Naik Rp 129.108,20
5. Kabupaten Purworejo Rp 2.043.902,33. Naik Rp 132.051,53
6. Kabupaten Wonosobo Rp 2.076.208,98. Naik Rp 144.923,65
7. Kabupaten Magelang Rp 2.236.776,91. Naik Rp 154.969,73
8. Kabupaten Boyolali Rp 2.155.712,29. Naik Rp 145.412,99
9. Kabupaten Klaten Rp 2.152.322,94. Naik Rp 136.699,58
10. Kabupaten Sukoharjo Rp 2.138.247,70. Naik Rp 140.094,52
11. Kabupaten Wonogiri Rp 1.968.448,32. Naik Rp 129.404,33
12. Kabupaten Karanganyar Rp 2.207.483,64. Naik Rp 143.170,44
13. Kabupaten Sragen Rp 1.969.569,00. Naik Rp 130.139,44
14. Kabupaten Grobogan Rp 2.029.569,04. Naik Rp 135.536,94
15. Kabupaten Blora Rp 2.040.080,17. Naik Rp 135.883,48
16. Kabupaten Rembang Rp 2.015.927,08. Naik Rp 141.605,03
17. Kabupaten Pati Rp 2.107.697,44. Naik Rp 139.358,40
18. Kabupaten Kudus Rp 2.439.813,98. Naik Rp 146.755,72
19. Kabupaten Jepara Rp 2.272.626,63. Naik Rp 164.223,52
20. Kabupaten Demak Rp 2.680.421,39. Naik Rp 167.415,50
21. Kabupaten Semarang Rp 2.480.988,00. Naik Rp 169.733,85
22. Kabupaten Temanggung Rp 2.027.569,32. Naik Rp 139.737,21
23. Kabupaten Kendal Rp 2.508.299,90. Naik Rp 167.987,62
24. Kabupaten Batang Rp 2.282.025,72. Naik Rp 149.490,70
25. Kabupaten Pekalongan Rp 2.247.345,90. Naik Rp 152.699,71
26. Kabupaten Pemalang Rp 2.081.783,00. Naik Rp 140.892,59
27. Kabupaten Tegal Rp 2.106.237,58 . Naik Rp 137.791,24
28. Kabupaten Brebes Rp 2.018.836,92. Naik Rp 133.817,53
29. Kota Magelang Rp 2.066.006,64. Naik Rp 130.093,37
30. Kota Surakarta Rp 2.174.169,00. Naik Rp 138.448,83
31. Kota Salatiga Rp 2.284.179,97. Naik Rp 155.656,78
32. Kota Semarang Rp 3.060.348,78. Naik Rp 225.327,49
33. Kota Pekalongan Rp 2.305.822,66. Naik Rp 149.608,89
34. Kota Tegal Rp 2.145.012,11. Naik Rp 139.081,59
35. Kabupaten Banjarnegara Rp 1.958.169.69. Naik Rp 138.334,52.
Editor: Mualim




Tinggalkan Balasan