PANGKALPINANG, Berita Merdeka Online —  Rencana aksi menggeruduk Kantor Gubernur Kep Babel yang dilakukan Ormas MPW Pemuda Pancasila Kep Babel, mendapat dukungan dan respon baik dari masyarakat Bangka Belitung.

Bukan tanpa sebab, Aksi ribuan kader MPW Pemuda Pancasila Kep Babel ini menyikapi kebijakan Penjabat Gubernur Ridwan Djamaluddin yang dinilai tidak pro rakyat kecil.

“Aksi ini dalam rangka memprotes kebijakan-kebijakan PJ Gubernur yang sekian lama merugikan rakyat Babel. “ujar Sekretaris Wilayah (Sekwil) MPW Pemuda Pancasila Fahrizan Buntuk seizin Ketua MPW. Selasa (21/02/23)siang

Fahrizan menjelaskan, aksi untuk pertama akan menurunkan separuh kekuatan pemuda Pancasila Babel, jika tidak ada perubahan dan masih tetap memperlakukan masyarakat Babel seperti boneka percobaan atas kebijakan nasional yang dibawa oleh Pj Gubernur Babel.

“Sebentar lagi masuk bulan ramadhan dan masyarakat sangat butuh kejelasan kebijakan pemimpin negeri ini yang pro rakyat bukan titipan cukong dan taipan yang mau menguasai sumber daya alam di Babel,”tegasnya.

“Aksi ini digelar 3 hari berturut-turut, aksi pertama kita turunkan 500 anggota Pemuda Pancasila, Aksi kedua dengan 1000 anggota, jika di aksi ketiga tidak dipenuhi tuntutan masyarakat, kami menerjunkan seluruh kader PP berjumlah 5000 orang.“tukas Buntuk.

Komentar dukungan beragam dari netizen menghiasi di beranda pemberitaan berjudul “ 5000 Kader Pemuda Pancasila Babel Akan “Turun Gunung” Evaluasi Kebijakan Pj Gubernur.

“Ku sangat setuju dengan statement dan aksi Pemuda Pancasila ini, karena zaman PJ Gubernur Ridwan Djamaluddin membuat ekonomi Babel semakin terpuruk. “Tulis akun bernama Titan. Selasa (21/02) sekira pukul, 22:30 wib.

“Maju Terus PP, Kebijakan PJ Gubernur bikin rakyat susah dan mati kelaparan, pemimpin kaya gini harus angkat kaki dari Pulau bangka ini, Lengserkan PJ Gubernur.”tulis akun bernama Azkha.

Hingga berita ini dinaikkan, PJ Gubernur Kep Babel Ridwan Djamaluddin belum memberikan komentar. (S4F)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.