Kepahiang, Beritamerdekaonline.com — Desa Tapak Gedang, Kecamatan Tabat Karai, Kabupaten Kepahiang setiap lebaran melakukan ritual Sekujang, Dalam tradisi yang digelar pada setiap Lebaran kedua atau ketiga, semua pelaku ritual Sekujang memakai topeng. Terbuat dari kertas karton yang dihias hingga mirip wajah hantu. Bahkan ada juga yang berdandan persis menyerupai hantu pocong.
Sebelum tradisi Sekujang dilaksanakan, sesepuh desa memberi doa keselamatan bagi pelaku ritual. Kepala Desa juga memberi arahan agar pelaku tradisi Sekujang tak mengganggu anak-anak dan merusak tanaman di halaman rumah warga.

Biasanya pemilik rumah boleh meminta apa saja kepada hantu dan sesepuh sebelum mereka memberikan kue. Permintaan ini wajib dikabulkan oleh para hantu dan sesepuh. Permintaan diajukan diiringi takbir dan doa. Mulai dari permintaan dimurahkan rezeki, obat untuk kesehatan sampai ada yang minta menfapatkan jodoh.
Jika permintaannya obat, hantu tersebut akan mengambil daun untuk diberikan kepada penghuni rumah yang telah memberikan kue Lebaran. Harapannya obat tersebut dapat menyembuhkan penyakit.
Setiap ritual Sekujang digelar, masyarakat tetangga dan sekitar Kabupaten Kepahyang biasanya datang. Mereka ingin menyaksikan langsung ritual. Bahkan di setiap rumah yang bakal didatangi, pelaku ritual bisa langsung meminta obat atau jodoh.
Menurut M. Lahan sesepuh sekaligus mantan kades DesaTapak Gedung, “biasanya permintaan warga terkabulkan, dan ini sudah banyak terbukti ditahun tahun sebelumnya saat menggelar ritual sekujang, Sedangkan hasil kue Lebaran yang didapat biasanya dibawa ke masjid untuk dibagikan dengan cara bertahlil dan berdoa”tuturnya.
Ritual sekujang, menurut nya, wajib dilaksanakan karena selain melestarikan budaya suku serawai juga kita warga desa akan mendapat musibah jika tidak dilaksanakan,,
Pernah acara sekujang dulu tidak dilaksanakan lagi hingga empat tahun lebih. Akibatnya desa menjadi tidak nyaman. Bahkan hasil pertanian warga sering menjadi gagal panen, warga desa mempercayai semua terkait dengan tidak digelarnya ritual sekujang, tutup Lahan. (*)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan