Merangin Jambi, beritamerdekaonline.com – Warga RT 38 Kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, digegerkan oleh penemuan bayi perempuan Bangko yang diperkirakan berumur sekitar satu bulan. Bayi tersebut ditemukan pada Senin, 25 September 2023, di depan salah satu rumah warga.

Bhabinkamtibmas Pematang Kandis, Aipda Irma, menjelaskan bahwa bayi tersebut ditemukan oleh seorang warga yang kebetulan baru dua hari berada di rumah anaknya di RT 38. “Ibu tersebut sebenarnya berdomisili di Jangkat. Ketika sedang berkunjung ke rumah anaknya, dia menemukan bayi perempuan di sekitar rumah,” kata Aipda Irma.

Saat ditemukan, warga sekitar segera menyarankan ibu tersebut untuk melaporkan kejadian ini ke kantor lurah setempat. ” Penemukan bayi perembuan bangko tersebut langsung disarankan oleh warga sekitar untuk melaporkan hal tersebut ke kantor lurah setempat,” tambah Ibu Babin yang turut memberikan keterangan.

Untuk memastikan kondisi kesehatan bayi malang tersebut, pihak kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan beberapa warga segera membawa bayi itu ke rumah sakit. “Bayi tersebut langsung diantarkan oleh pihak kelurahan dan didampingi oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta warga ke rumah sakit guna memastikan kesehatannya,” ujar Aipda Irma.

Penemuan bayi perempuan Bangko memicu berbagai respons dari masyarakat setempat. Banyak warga yang merasa prihatin dan berharap agar bayi tersebut mendapatkan perawatan yang baik serta tempat tinggal yang aman. Beberapa warga juga mendiskusikan kemungkinan untuk mengadopsi bayi tersebut jika tidak ada keluarga yang datang mencarinya.

Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini untuk mencari tahu siapa yang meninggalkan bayi tersebut dan alasan di balik tindakan tersebut. “Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk menemukan orang tua atau pihak yang bertanggung jawab meninggalkan bayi ini,” kata Aipda Irma.

Masyarakat setempat berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Mereka menginginkan adanya perhatian lebih dari pihak berwenang untuk mencegah kasus penelantaran bayi dan anak. “Kami berharap pihak berwenang lebih meningkatkan pengawasan dan sosialisasi agar tidak ada lagi bayi yang ditelantarkan,” ujar salah satu warga.

Penulis : Moh Basori


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.