Kutai Barat, Berita Merdeka Online – Senin, 23 September 2024 – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin dan H. Nanang Adriani, yang dikenal dengan akronim FENA, telah resmi mendapatkan nomor urut 1 dalam Pilkada Kutai Barat periode 2024-2029.

Pasangan ini didukung oleh koalisi besar partai politik, yaitu PDI Perjuangan, Gerindra, PKB, PKS, NasDem, Demokrat, serta dukungan dari PBB, PSI, Gelora, dan Partai Buruh.

Frederick Edwin dan H. Nanang Adriani bersama rombongan mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Barat untuk mengikuti prosesi pengundian nomor urut sebagai salah satu tahapan penting Pilkada.

Kehadiran mereka disambut oleh pendukung dan simpatisan dari partai-partai pengusung, yang memberikan dukungan penuh kepada pasangan ini.

Koalisi pengusung FENA memiliki kekuatan signifikan dengan total 17 kursi di DPRD Kutai Barat, menempatkan pasangan ini dalam posisi strategis sebagai salah satu kontestan kuat dalam Pilkada tahun ini.

Dengan basis politik yang kuat, FENA berharap mampu menghadirkan perubahan yang diinginkan masyarakat Kutai Barat.

Selain pasangan FENA, terdapat dua pasangan calon lainnya yang akan berlaga dalam kontestasi Pilkada ini:

1. Pasangan H. Ahmad Syaiful dan Jainudin (AHJI) – Pasangan ini mendapatkan nomor urut 2. Mereka diusung oleh Partai Golkar, yang memiliki 5 kursi di DPRD Kutai Barat. Pasangan AHJI mengusung program-program yang berfokus pada peningkatan ekonomi masyarakat lokal dan penguatan sektor pertanian.

2. Pasangan Sahadi dan Aleksander Edmond – Pasangan dengan nomor urut 3 ini diusung oleh koalisi Partai Perindo dan Hanura, dengan dukungan tambahan dari Partai PKN. Mereka mengandalkan 3 kursi di DPRD Kutai Barat dan mengusung visi untuk memperkuat infrastruktur desa serta mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah Kutai Barat.

Dengan penetapan resmi nomor urut ini, masyarakat Kutai Barat kini menantikan dengan antusias bagaimana ketiga pasangan calon akan menyampaikan visi dan misi mereka. Pilkada 2024 ini diharapkan menjadi ajang persaingan yang ketat, di mana setiap kandidat berkomitmen untuk memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(M. Jailani, Lie)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.