Padang Panjang (Sumbar), Beritamerdekaonline.com – Pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang nomor urut 2, Drs. Nasrul dan Drs. Eri, menampilkan gagasan mereka di hadapan masyarakat dalam debat publik putaran kedua yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang Panjang pada Sabtu malam, 9 November 2024, di Gedung Hoeriyah Adam ISI Padang Panjang.
Drs. Nasrul, yang baru pertama kali mengikuti pemilihan kepala daerah, mengaku bahwa pengalaman debat kedua ini menjadi momentum baginya untuk lebih memperlihatkan kemampuannya. “Dibanding debat pertama, saya merasa lebih percaya diri. Alhamdulillah, saya berhasil melewati tahap ini, dan saya berharap masyarakat dapat menilai dan melihat keinginan kami untuk membawa perubahan bagi Padang Panjang,” ungkap Nasrul dalam wawancara usai acara debat.
Tema debat kali ini mencakup bidang ekonomi, hukum, dan tata kelola pemerintahan. Nasrul menjelaskan bahwa topik ini memberikan ruang bagi pasangan calon untuk menyampaikan rencana-rencana mereka dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Ada beberapa ide yang kami sampaikan mungkin tidak bisa dijabarkan secara rinci, tetapi kami berusaha untuk tetap fokus pada tema yang ditetapkan,” kata Nasrul.
Drs. Eri, calon wakil walikota yang mendampingi Nasrul, menambahkan bahwa debat kedua ini memberi kesempatan bagi mereka untuk mendalami program yang ingin disampaikan kepada masyarakat. “Ini menjadi tolak ukur kami dalam mengimplementasikan program-program nyata yang sesuai dengan kebutuhan warga Padang Panjang,” jelas Eri.
Dalam membahas tata kelola hukum, Eri menegaskan pentingnya supremasi hukum untuk menciptakan rasa aman di masyarakat. “Kami yakin bahwa keamanan merupakan pondasi bagi semua sektor, termasuk para pedagang, petani, nelayan dan yang lainnya. Mereka akan merasa terlindungi dan lebih mudah mencapai kesejahteraan jika hukum ditegakkan secara tegas dan adil,” paparnya.
Eri juga menyebutkan bahwa hukum terdiri dari tiga elemen utama—pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. “Kami, pasangan nomor urut 2, akan berkomitmen untuk menegakkan hukum dengan adil dan konsisten. Dengan demikian, insyaAllah, akan tercipta kebahagiaan dan ketentraman bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Eri.
Debat publik putaran kedua ini menjadi momentum penting bagi Nasrul-Eri dalam memperkenalkan visi-misi mereka kepada warga Padang Panjang. Diharapkan, ide-ide dan komitmen yang mereka paparkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi masyarakat dalam menentukan pilihan pada Pilkada 27 November 2024 nanti.
(Charles Nasution)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan