Padang Panjang (Sumbar), Beritamerdekaonline.com — Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang Panjang Nomor Urut 1, Edwin-Albert, menyampaikan visi misi mereka dalam Debat Publik Putaran Kedua yang digelar oleh KPU Kota Padang Panjang pada Sabtu malam, 9 November 2024. Debat yang berlangsung di Gedung Hoeriyah Adam ISI Padang Panjang ini turut disiarkan langsung oleh Padang TV.

Dalam debat bertema “Transformasi Ekonomi, Supremasi Hukum, dan Tata Kelola Pemerintahan”, Edwin menegaskan komitmen untuk mewujudkan Padang Panjang sebagai kota agamais, maju, dan berkelanjutan. Menurutnya, Padang Panjang memiliki potensi besar sebagai pusat strategis di Sumatera Barat, namun menghadapi berbagai tantangan yang memerlukan perubahan signifikan, khususnya di bidang ekonomi, hukum, dan tata kelola pemerintahan.

“Kami hadir dengan visi Padang Panjang yang lebih baik, bukan hanya dari segi ekonomi, tapi juga dalam menciptakan lingkungan yang aman, berkualitas, dan bebas korupsi,” kata Edwin. Sebagai langkah awal, mereka berencana memperkokoh Padang Panjang sebagai kota pendidikan dengan membuka kampus baru dan menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi ternama.

Selain fokus pada pendidikan, Edwin-Albert menyiapkan program-program ekonomi, seperti subsidi sewa kios bagi pedagang, penciptaan seribu wirausahawan baru, pelatihan untuk UMKM dan industri kreatif, serta revitalisasi industri kapur. “Kami yakin, dengan mendorong pertumbuhan usaha kreatif, ekonomi Padang Panjang akan semakin menggeliat,” ujarnya.

Edwin juga menyoroti revitalisasi pasar pusat dan pasar kuliner sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing dan menjadikan pasar kuliner Padang Panjang sebagai tujuan wisata halal, baik nasional maupun internasional, melalui festival kuliner yang diadakan secara berkala.

Di sektor kesejahteraan masyarakat, Edwin-Albert menghadirkan program bedah rumah, job fair rutin, dan bantuan sosial. Mereka juga mengusulkan program satu rumah satu sarjana, bimbingan belajar gratis, peningkatan insentif bagi guru TPA, MDTA, imam masjid, serta pembangunan fasilitas pemakaman umum. Di bidang pertanian, pasangan ini berencana membentuk kelembagaan tani untuk mendukung petani dan peternak.

Debat yang dimoderatori Pemimpin Redaksi Padang TV, Nashrian Bahzein, S.Pt., ini mempertemukan tiga pasangan calon: Dr. H. Edwin dan H. Albert, S.Pd., MM Datuak Bilang (Nomor Urut 1), Drs. Nasrul dan Drs. Eri Datuak Majo Endah (Nomor Urut 2), serta H. Hendri Arnis, BSBA dan Allex Saputra (Nomor Urut 3). Ketiga paslon mendapat pertanyaan dari tujuh panelis yang terdiri dari akademisi dan praktisi yang membahas berbagai topik seputar ekonomi, hukum, dan pemerintahan.

Seperti debat pertama, debat kali ini terbagi dalam enam segmen, mulai dari penyampaian visi-misi hingga sesi tanya jawab dan penutup. Debat ini juga turut disaksikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Sonny Budaya Putra, Ketua DPRD Imbral, Forkopimda, OPD, dan media.

Ketua KPU Padang Panjang, Puliandri, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan debat ini dan berharap pilkada berjalan dengan damai. “Padang Panjang satu-satunya yang mengadakan debat tiga kali, yang diapresiasi oleh daerah lain. Kami mengajak semua pihak untuk menjaga kedamaian dan menghindari hoaks serta ujaran kebencian demi tercapainya Pemilu Badunsanak,” ujarnya.

(Charles Nasution)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.